Covid-19 Tinggi, MUI Minta Aktivitas Masjid Dihentikan Sementara hingga Situasi Terkendali

Jum'at 02 Juli 2021 20:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 330 2434681 mui-minta-aktivitas-masjid-dihentikan-sementara-hingga-situasi-terkendali-ywnkOuZjEH.jpg Majelis Ulama Indonesia (MUI). (Foto:Okezone/Dok)

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aktivitas massal peribadatan di masjid dihentikan sementara atau tawaqquf sampai situasi dan kondisi betul-betul terkendali menyusul tingginya tingkat persebaran Covid-19

Harapan ini tertuang dalam taushiyah MUI Nomor: Kep -1368/DP-MUI/VI/2021 yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan, dan diedarkan Jumat (2/7/2021).

Ajakan itu juga sejalan dengan isi Fatwa MUI nomor 14 Tahun 2020 Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19.

Baca Juga: PPKM Darurat, Menag Yaqut: Penyembelihan Hewan Kurban di Tempat Terbuka

“Jika instansi yang berwenang menetapkan suatu kawasan sebagai daerah yang tinggi penyebaran Covid-19 dan dirasa perlu untuk diberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat secara ketat, para ulama dan pengurus masjid setempat dapat menganjurkan umat Islam mengambil rukhshah (dispensasi) yaitu melaksanakan ibadah bersama keluarga inti di rumah masing-masing, ” sebut bunyi taushiyah MUI itu.

Dalam tausiyah itu, MUI juga mengingatkan agar pandemi ini menjadi momentum umat Islam menunjukkan keindahan ajaran Islam. Ulama bisa mendorong itu dengan menjadikan Masjid sebagai lokomotif Penyadaran Masyarakat tentang pentingnya gerakan bersama menanggulangi Covid-19.

Baca Juga: Kain Kiswah Kakbah Dinaikkan Menandai Awal Musim Haji Dimulai

“Antara lain dengan menegakkan disiplin penegakan secara ketat protokol kesehatan di Masjid, seperti memakai masker, menjaga jarak antar jamaah, mencuci tangan dan rutin tes suhu tubuh sebelum masuk masjid, membawa alat ibadah dari rumah, dan mempersingkat setiap amalan ibadah di Masjid, ” bunyi taushiyah itu.

Baca Juga: Begini Sikap Tegas Umar bin Khattab Hadapi Pandemi

Selain itu, MUI ingin masjid menjadi pelopor lahirnya solidaritas umat untuk saling menjaga dan membantu. Misalnya, masjid digunakan untuk mengkoordinasikan donasi ke lingkungan sekitar yang terdampak Covid-19.

“Sehingga kebutuhan harian anggota masyarakat yang terkena Covid-19 bisa terpenuhi, termasuk masyarakat yang sedang melaksanakan isolasi mandiri. Melalui masjid, kita gerakkan semangat saling bantu memenuhi kebutuhan pokok untuk yang kurang mampu,” bunyi taushiyah itu.

Melansir laman resmi MUI disebutkan juga bahwa MUI tidak hentinya mengajak umat untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Umat diajak meningkatkan keimanan, ketaqwaan, keikhlasan serta berdzikir, dan bermunajat kepada Allah SWT agar pandemi lekas berakhir.

Terakhir, dalam taushiyah itu, MUI menyerukan kepada pemerintah agar tidak ragu dan harus tegas menghentikan Covid-19. Ketegasan pemerintah itu sangat dibutuhkan untuk menjaga kepatuhan masyarakat sehingga pandemi Covid-19 lekas berakhir

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya