Gus Baha: Bencana Mudah Datang, Lebih Dekatkan Diri kepada Allah Ta'ala

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 614 2439566 gus-baha-bencana-mudah-datang-lebih-dekatkan-diri-kepada-allah-ta-ala-mUhzXPojnT.jpg KH Bahauddin Nursalim alias Gus Baha. (Foto: Jatman)

SEBAGIAN orang saat ini takut akan kematian karena covid-19. Di mana wabah virus berbahaya ini bisa menimbulkan kematian, apalagi jika penderitanya memiliki komorbid atau penyakit penerta. Deddy Corbuzier pun membahas persoalan itu kepada KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha.

Mantan magician itu mengulang kembali kata-kata Gus Baha yang mengibaratkan dunia ini likuidasi. Di mana bencana akan mudah datang kapan saja dan menimpa siapa pun.

Baca juga: Gus Baha: Adanya Harapan Terhadap Masalah Adalah Sebaik-baiknya Ibadah 

"Saya dengar kata-katanya Gus Baha, dunia ini likuidasi, orang bisa (kena) gempa, bisa kena lahar turun kapan saja, tiap hari orang memikirkan itu orang takutnya mati karena itu," tanya Deddy Corbuzier, seperti dikutip dari unggahan akun Instagram @albumsantri_id, Senin (12/7/21).

Kemudian Gus Baha menjelaskan tentang kata kiasan dunia ini likuidasi. Apabila seseorang adalah ahli geologi, maka ketakutannya adalah bumi akan likuifaksi (longsor/gempa), karena sumber daya alamnya sudah begitu dikeruk, dimanfaatkan (eksploitasi).

Baca juga: Pandemi Covid-19, Gus Baha: Rasa Syukur kepada Allah Dijaga 

Lebih lanjut Gus Baha pun mengaitkannya dengan pandemi covid-19 saat ini, di mana banyak orang takut kematian karena wabah penyakit tersebut.

"Nah ketakutan yang menjadikan kematian sebetulnya banyak. Kalau temanya (lagi trendi) covid-19, ya (takutnya) pada covid-19," papar Gus Baha.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ulama kenamaan tersebut mengingatkan jangan pernah takut dan lemah ketika mendengar kematian. Justru seseorang harus tetap semangat menjalani hidup.

Gus Baha menambahkan, hidup itu adalah bekal seseorang sebelum meninggal dunia. Kemudian ingat mati adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, sehingga saat hidup pun harus mengumpulkan kebaikan.

Baca juga: Silaturahmi atau Silaturahim? Ini Penjelasan Gus Baha 

Ia melanjutkan, jika seseorang tidak dan belum bisa beramal dengan baik, maka jangan pernah mengganggu orang lain semasa hidupnya.

Kemudian Gus Baha memberikan contoh lainnya. Misalnya ketika seseorang dinyatakan positif covid-19, maka medis menyatakan untuk menghindari orang lain untuk sementara dan harus isolasi. Tujuannya agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.

"Kamu niati ketika diisolasi tidak menularkan bahaya (covid-19) kepada orang lain. Itu juga ibadah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya