Ishfah menjelaskan, penyuluh antara lain akan mendampingi pengurus masjid dan mushola mempersiapkan penyelenggaraan Sholat Idul Adha serta penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kurban di daerah tanpa kasus covid-19 dan daerah dengan risiko penularan rendah yang diperbolehkan menggelar kegiatan ibadah di masjid/mushola dan lapangan.
Baca juga: Mana Lebih Dulu, Berkurban atau Bayar Utang?
"Kepala KUA kita bekali cek lis untuk melakukan monitoring. Ada beberapa hal yang mesti dipenuhi oleh masjid, dilakukan edukasi dan pendampingan bagaimana menerapkan protokol kesehatan sesuai yang tertuang di SE (surat edaran)," terang dia.
Ishfah menambahkan, para penyuluh juga akan menyampaikan edukasi mengenai vaksinasi covid-19. Ia menggarisbawahi bahwa penyebab lonjakan kasus penularan covid-19 bukan perayaan keagamaan, melainkan pengabaian protokol kesehatan.
(Hantoro)