Share

Mati Syahid untuk Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 330 2445296 mati-syahid-untuk-pasien-covid-19-yang-meninggal-dunia-81tqXfaWiU.jpg KH Drs Syarifuddin Mahfudz MSi. (Foto: Ist)

WABAH Virusย Covid -19 di Tanah Air sungguh mengkhawatirkan. Dari hari ke hari data yang diumumkan pemerintah semakin menanjak. Wabah tersebut telah menyebar ke 34 provinsi seluruh Indonesia.

Tulisan singkat ini ingin mengulas, bahwa menurut syariat Islam seorang Muslim yang meninggal karena thoun (wabah), termasuk wabah Covid -19 tergolong Muslim yang mati syahid.

Definisi mati syahidย 

A. Secara etimologis atau harfiyah

Syahid berasal dari kata syahida yasyhadu syahadatan, artinya menyaksikan, orang yang benar-benar menyaksikan

Ulama dan Mantan Anggota Komisi Ukhuwah MUI DKI Jakarta, KH Drs Syarifuddin Mahfudz MSi menyebutkan, para Ulama memberikan penjelasan tentang kalimat tersebut.

1. โ€œMereka akan menyaksikan pahala dan kemuliaan yang Allah SWT berikan kepada mereka pada saat mereka meninggal dunia โ€œ.

Baca Juga:ย Cerita Pasien Selamat dari Kritis Covid-19 dengan Obat Keajaiban Sedekah

2. Mereka menyaksikan datangnya para Malaikat yang menaungi mereka dengan sayap-sayap mereka di saat-saat kematian โ€œ.

3. โ€œOrang yang mati syahid itu menyaksikan dunia dan akherat โ€œ.

B. Secara terminologis atau istilahย 

Orang yang mati dalam perang melawan orang kafir dalam menegakkan agama Allah, dan yang mati karena sebab-sebab tertentu, seperti dinyatakan dalam hadits-hadits sabda Rasulullah saw.

Dalil-dalil dalam Al Qurโ€™an dan Al Hadits.

ย A. Al Qurโ€™anul Karim.

1. Surat An Nisa 69 sebagai berikut :

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุทูุนู ุงู„ู„ู‡ูŽ ูˆูŽุงู„ุฑู‘ูŽุณููˆู’ู„ูŽ ูุฃุฃู„ูŽุฆููƒูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู‘ุฐููŠู’ู†ูŽ ุงูŽู†ู’ุนูŽู…ูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจู‘ููŠู‘ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ุตู‘ูุฏู‘ููŠู’ู‚ููŠู’ู†ูŽ ูˆุงู„ุดู‘ูู‡ูŽุฏุงูŽุกู ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุญูŽุณูู†ูŽ ุงูู„ูŽุฆููƒูŽ ุฑูŽูููŠู’ู‚ูŽุง

โ€œDan barangsiapa yang mentaati Allah dan RasulNya mereka itu akan bersama dengan orang-orang yang dianugrahi nikmat oleh Allah, yaitu ; Nabi-Nabi, para Shiddiqin, orang-orang yang mati syahid (syuhada) dan orang-orang sholeh . Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya โ€œ.

Baca Juga:ย Ikhlas dan Sabar dalam Berbisnis, Nabi Muhammad SAW Sudah Memberi Contoh Bagaimana Melakukannya

2. Surat An Nisa (4):74 sebagai berikut :

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูู‚ุงูŽุชูู„ู’ ูู‰ู ุณูŽุจููŠู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ููŽูŠูู‚ู’ุชูŽู„ู’ ุงูŽูˆู’ ูŠูŽุบู’ู„ูุจู’ ููŽุณูŽูˆู’ููŽ ู†ูุคุชูู‡ู ุงูŽุฌู’ุฑุงู‹ ุนูŽุธููŠู’ู…ุงู‹

โ€œBarangsiapa yang berperang di jalan Allah , lalu gugur atau memperoleh kemenangan, maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar โ€œ.

B. Rasulullah saw bersabda dalam hadits Abu Dawud nomor 3111 sebagai berikut

ุงูŽุงุดู‘ูŽู‡ุงูŽุฏูŽุฉู ุณูŽุจู’ุนูŒ ุณููˆูŽู‰ ุงูŽู„ู’ู‚ูŽุชู’ู„ู ูู‰ู ุณูŽุจููŠู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู : ุงูŽู„ู’ู…ูŽุทู’ุนูˆูู†ู ุดูŽู‡ููŠู’ุฏูŒ ูˆูŽุงู„ู’ุบูŽุฑูŽู‚ู ุดูŽู‡ููŠู’ุฏูŒ ูˆูŽุตุงูŽุญูุจู ุฐูŽุงุชู ุงู„ูุฌูŽู†ู’ุจู ุดูŽู‡ููŠู’ุฏูŒ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุจู’ุทููˆู’ู†ู ุดูŽู‡ููŠู’ุฏูŒ ูˆูŽุตุงูŽุญูุจู ุงู„ู’ุญูŽุฑููŠู’ู‚ู ุดูŽู‡ููŠู’ุฏูŒ ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ ูŠูŽู…ููˆู’ุชู ุชูŽุญู’ุชูŽ ุงู„ู’ู‡ูŽุฏูŽู…ู ุดูŽู‡ููŠู’ุฏูŒ ูˆุงู„ู…ูŽุฑู’ุฆูŽุฉู ุชูŽู…ููˆู’ุชู ุจุฌู…ุน ุดูŽู‡ููŠู’ุฏูŒ

โ€œSelain yang terbunuh di jalan Allah, mati syahid ada tujuh. Mati karena thoun (wabah) syahid, mati karena tenggelam syahid, mati karena sakit tulang rusuk syahid, mati karena sakit perut syahid, mati karena terbakar syahid, mati karena tertimpa benda keras syahid, dan wanita yang mati karena melahirkan syahidโ€œ.

Tiga macam mati syahid

A. Syahid dunia akhirat.

Inilah derajat syahid yang tertinggi, syahid yang sempurna, sebagaimana dinyatakan ayat 74 Surat An Nisa tersebut di atas.

Baca Juga:ย Sarapan Pagi yang Sehat Ala Ustaz Zaidul Akbar

โ€œYaitu orang yang terbunuh ketika berperang di jalan Allah, dalam membela agama Islam, dengan niat yang ikhlas, tidak ada unsur riya

Syahid seperti ini, jenazahnya tidak dimandikan, tidak dikafani, dan tidak dishalatkan. Jnazahnya langsung dikuburkan dengan pakaian yang dikenakannya ketika dia gugur.

B. Syahid akhirat

Yaitu tujuh golongan orang yang meninggal sebagaimana dijelaskan hadits riwayat Abu Dawud nomor 3111 tersebut di atas.

Termasuk (yang pertama) orang yang mati karena penyakit thoun atau wabah yang sedang melanda sekarang. Mereka tetap harus dimandikan, dikafani, dishalatkan dan dikuburkan. Tentu harus sesuai dengan protap yang dikeluarkan ahli medis.

Bagi syahid akhirat, mereka akan mendapat pahala syahid di akherat, walau derajatnya tidak sama dengan syahid dunia akhirat.

Baca Juga:ย Sholat Amalan Pertama yang Diadili di Hari Kiamat

Ini kiranya MENJADI OBAT PENAWAR bagi keluarga yang ditinggal karena Covid -19. Kematian mereka tidak sia-sia karena dijamin akan masuk syurga. Aamiiin Ya Rabbal โ€˜Aalamiiin.

C. Syahid dunia.

Imam Nawawi menjelaskan โ€œ Orang yang mati dalam perang, namun berkhianat dalam masalah ghanimah (harta rampasan), sehingga menafikan pahala syahidnya. Namun di dunia tetap dihukumi sebagai syahid. jenazahnya tidak dimandikan, tidak dikafani dan tidak dishalatkan. Sedangkan di akherat ia tidak mendapatkan pahala syahid yang sempurna โ€œ.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia

Dalam fatwanya no 14 tahun 2020 MUI menyatakan bahwa โ€œOrang yang mati karena Wabah Copid 19 dalam pandangan syarโ€™I termasuk kategori syahid akherat dan hak-hak jenazahnya wajib dipenuhi, yaitu ; dimandikan, dikafani, dishalatkan dan dikuburkan. Pelaksanaannya wajib menjaga keselamatan petugas dengan mematuhi ketentuan-ketentuan protokol medis. Tata caranya diatur dalam lampiran fatwa tersebut.

Wallohu โ€˜alam bish showab.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Vitri)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini