SUATU hari seorang sahabat mengirim video berisi pernyataan hinaan yang ditujukan untuk Kiai Haji Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym. Video tersebut pun diterimanya.
Kemudian si sahabat ini bertanya ke Aa Gym, "Bagaimana menurut Aa (terkait video tersebut)?"
Baca juga: Aa Gym Ungkap 2 Sifat Paling Berbahaya bagi Seorang Muslim
Aa Gym pun merespons dengan santai. "Menurut saya, dia tidak bicara apa-apa. (Lho kok bisa?) Karena saya tidak 'nyetel' (memutar video itu)," kata Aa Gym, dikutip dari kanal YouTube-nya Aa Gym Daily vlog, Senin (9/8/2021).
Keputusan Aa Gym untuk tidak melihat video yang diduga berisi pernyataan menghina dirinya itu bukan tanpa alasan. Menurut dia, suatu kesalahan jika diri sendiri membiarkan luka itu diterima, padahal bisa dicegah.
"Untuk apa kita melukai hati kita sendiri. Kata-kata yang melukai itu biasanya karena kita baca, kita dengar, kita saksikan. Kalau toh itu tidak ada manfaatnya, kalau perkataan itu datang dari orang yang emosi, orang yang benci, dan tidak punya nilai tambah, untuk apa (kita mendengar, membaca, atau melihatnya)?" papar Aa Gym.
Baca juga: Aa Gym Bagikan 3 Rahasia Langgeng Bergaul dengan Sesama Manusia
Ia melanjutkan, memang ada kalanya setiap dari kita ini harus mau mendengar koreksi, tetapi kalau hal tersebut tidak ada manfaatnya, maka tidak usah memaksakan diri untuk merobek-robek diri dengan membaca, mendengar, dan menyimak.
"Saudara sekalian, kita terluka karena kita suka sekali melukai diri sendiri. Sikap emosional, sikap ingin tahu sesuatu yang tidak bermanfaat, ingin membalas, itu hanya melukai," terangnya.