UAS Jelaskan Hal-Hal Penting yang Harus Dipenuhi dalam Sewa Menyewa

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Senin 09 Agustus 2021 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 09 330 2452829 uas-jelaskan-hal-hal-penting-yang-harus-dipenuhi-dalam-sewa-menyewa-u6hhucKyb5.jpg Ustadz Abdul Somad (UAS). (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

PRAKTIK sewa menyewa kerap dilakukan sejumlah orang. Aktivitas ini ternyata sudah lama diatur dalam ajaran agama Islam. Demikian disampaikan Ustadz Abdul Somad (UAS).

UAS menjelaskan, mempersewakan ialah akad atau manfaat jasa berdasarkan tukaran yang diketahui. Adapun rukun mempersewakan yakni ada yang menyewa.

Baca juga: Ustadz Abdul Somad Beberkan Cara Mengatur Harta Anak Yatim 

Bagi yang mempersewakan syaratnya berakal, atas kehendak sendiri bukan dipaksa, tidak mubazir, dan paling minimal 15 tahun. Menurut UAS, ini syarat yang sama seperti jual beli.

Sewa harus diketahui jenisnya, kadarnya, sifatnya, manfaatnya. Untuk manfaat adalah yang harus berharga, misalnya mencium bau mangga sedangkan mangga itu untuk dimakan. Kemudian tidak melanggar larangan agama, seperti menyewa orang untuk membinasakan pihak lain.

Keadaan manfaat dapat diberikan oleh yang mempersewakan yang juga dapat diketahui kadarnya dengan jangka waktu, seperti menyewa rumah satu bulan atau satu tahun.

"Atau, diketahui dengan pekerjaan. Kalau pekerjaan itu tidak jelas, kecuali oleh beberapa sifat harus dijelaskan," ujar UAS, dikutip dari kanal YouTube-nya, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Ustadz Abdul Somad Terangkan Ciri-Ciri Anak Sudah Akil Balig 

Sebagian ulama berpendapat manfaat yang disewa itu jangan sampai mengandung sesuatu yang berupa zat. Hanya harus semata-mata manfaatnya saja.

"Manfaat saja, tidak boleh lenyap bendanya. Kita sewa rumah orang, rumahnya lenyap atau tidak? Yang kita sewa itu manfaat rumah," kata UAS.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ulama yang berpendapat demikian tidak memperbolehkan pohon-pohon untuk diambil buahnya, begitu pula menyewa hewan untuk mengambil dan sebagainya.

Sebagian mengatakan tidak boleh karena hilang bendanya. Ulama yang lain berpendapat bahwa tidak ada halangan menyewa pohon-pohon karena bendanya.

Baca juga: Ustadz Abdul Somad Jelaskan Hukum Suami Gunakan Gaji Istri 

Upah mengajarkan Alquran dan ilmu pengetahuan. Sebagian ulama memperbolehkan mengambil upah mengajarkan Alquran dan ilmu pengetahuan yang bersangkutan dengan agama, sekadar untuk memenuhi keperluan hidup walaupun mengajar itu memang kewajiban mereka.

Alasannya, mengajar telah memakai waktu yang seharusnya dapat digunakan untuk mengerjakan pekerjaan yang lain. "Ingat ya, yang dibayar itu bukan ilmunya, bukan ilmu ngajar Alquran, tapi waktu," tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya