Amalan Bulan Muharram Puasa Tasua dan Asyura

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis · Selasa 10 Agustus 2021 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 10 330 2453465 amalan-bulan-muharram-puasa-tasua-dan-asyura-3AshSELqKn.jpg Amalan Bulan Muharram Puasa Tasua dan Puasa Asyura. (Foto: Freepik)

AMALAN bulan Muharram terutama puasa sudah dicontohkan dan diajarkan Rasulullah SAW. Bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan haram (bulan yang dimuliakan), maka dianjurkan memperbanyak amal salih di bulan Muharram. Namun patut diingat tidak ada amalan khusus di bulan Muharram kecuali puasa.

Allah ta’ala berfirman, 

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُم ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

“Sesungguhnya jumlah bulan di sisi Allah adalah 12 bulan dalam kitab Allah pada hari Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya 4 bulan haram, itulah agama yang lurus, maka janganlah kalian menzalimi diri-diri kalian di bulan-bulan itu.” [QS. At-Taubah: 36]

Ustaz Sofyan Ruray menjelaskan bahwa  Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, 

السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبٌ شَهْرُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ 

Baca Juga: Arab Saudi Izinkan Anak Berusia 12-18 Tahun Sudah Divaksin Lengkap untuk Umrah

“Tahun itu terdiri dari 12 bulan, diantaranya 4 bulan haram; tiga bulan berurutan: Dzul Qo’dah, Dzul Hijjah dan Muharram. Adapun Rajab yang juga merupakan bulannya kaum Mudhar, berada diantara Jumaada dan Sya’ban.” [Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Bakrah radhiyallahu’anhu]

 Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

وجعل الذنب فيهن أعظم، والعمل الصالح والأجر أعظم

“Dan Allah ta’ala menjadikan dosa di bulan-bulan itu lebih besar, demikian pula amal saleh dan pahala lebih agung.” [Tafsir Ibnu Katsir, 4/148]

Anjuran Memperbanyak Puasa di Bulan Ramadhan

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, 

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَان شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah: Muharram, dan sholat yang paling utama setelah sholat wajib adalah sholat malam.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]

Keutamaan Puasa Ayura (10 Muharram) dan Puasa Tasua (9 Muharram) 

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاء أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Baca Juga: Bulan Muharram Jadi Momen Meningkatkan 4 Amalan

“Dan puasa hari ‘Asyuro (10 Muharram), aku harap kepada Allah dapat menghapuskan dosa setahun sebelumnya.” [HR. Muslim dari Abu Qotadah radhiyallahu’anhu]

Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam juga bersabda, 

فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِع

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

“Maka tahun depan insya Allah kita akan berpuasa di hari kesembilan juga.” [HR. Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma]

Maka hendaklah memperbanyak puasa di bulan Muharram, secara keseluruhan atau sebagiannya, dan terutama puasa di tanggal 10 dan 9 Muharram.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya