Apa Hukumnya 3 Kali Tidak Sholat Jumat karena Pandemi?

Ahmad Haidir, Jurnalis · Jum'at 13 Agustus 2021 10:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 13 330 2454987 apa-hukumnya-3-kali-tidak-sholat-jumat-karena-pandemi-7AtNTFfgrr.jpg Ilustrasi Sholat Jumat. (Foto: Freepik)

SEPERTI namanya, Sholat Jumat merupakan ibadah yang khusus dilakukan pada hari Jumat sebagai pengganti sholat fardhu Zuhur. Sholat Jumat diwajibkan bagi kaum muslimin laki-laki dewasa (balig), sehat secara jasmani dan rohani, serta berstatus merdeka atau bukan seorang hamba sahaya.

Baca juga: Nasihat Rasulullah SAW Agar Memakai Pakaian yang Bagus, Namun Tak Mahal 

Hal ini sebagaimana Firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: "Wahai orang yang beriman, bila diseru sholat pada hari Jumat, maka bersegeralah menuju zikrullah (Sholat Jumat) dan tinggalkan aktivitas jual-beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya." (QS Al Jumu'ah: 9)

Kemudian disampaikan dalam suatu hadis, yaitu tentang seorang laki-laki yang dengan sengaja meninggalkan Sholat Jumat sebanyak lebih dari tiga kali akan dianggap lalai bahkan kafir.

Adapun Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda mengenai Sholat Jumat hingga sebanyak dua kali melalui hadis berikut ini:

من ترك ثلاث جمعات من غير عذر كتب من المنافقين

Artinya: "Siapa saja yang meninggalkan tiga kali ibadah Sholat Jumat tanpa uzur, niscaya ia ditulis sebagai orang kafir nifaq/munafiq." (HR At-Thabarani)

Baca juga: Sholat Jumat Diganti Sholat Zuhur di Rumah saat PPKM Darurat, Begini Tinjauan Hukum Islam 

Selanjutnya terdapat hadis serupa yang juga diriwayatkan oleh Imam Thabarani bersama Imam Turmudzi, dan Imam Ad-Daruquthni:

من ترك الجمعة ثلاث مرات تهاونا بها طبع الله على قلبه

Artinya: "Siapa meninggalkan tiga kali Sholat Jumat karena meremehkan, niscaya Allah menutup hatinya." (HR At-Turmudzi, At-Thabarani, Ad-Daruquthni)

Berdasarkan hadis tersebut dapat diketahui bahwasanya Sholat Jumat merupakan ibadah wajib dan mutlak dilakukan oleh seorang Muslim.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tapi bagaimana apabila seseorang dengan sengaja meninggalkan kewajiban tersebut dengan alasan takut terkena wabah penyakit seperti virus covid-19 yang tengah terjadi saat ini?

Islam sebagai agama yang rahmatan lil ‘alamin tentu tidak pernah menyulitkan pemeluknya. Untuk beberapa kondisi dan kasus tertentu, sesuatu yang wajib pun bisa menjadi gugur kewajibannya, salah satunya terkait kewajiban Sholat Jumat ini.

Baca juga: Menyimak Khotbah Jumat Tidak Boleh Sambil Memeluk Lutut, Ini Alasannya 

Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan uzur atau halangan Sholat Jumat adalah uzur yang juga berlaku bagi sholat jamaah. Artinya ketika ada seseorang yang tidak dapat menghadiri sholat jamaah di masjid karena kondisi yang memaksa, maka hal tersebut berlaku pula untuk Sholat Jumat yang memang dilaksanakan secara berjamaah di masjid.

"Sebagian ulama mengatakan bahwa yang menjadi uzur sholat jamaah adalah orang yang sedang sakit atau takut terkena penyakit seperti kondisi pandemi saat ini," jelas Ustadz Ammi Nur Baits, seperti dikutip dari kanal YouTube-nya ANB Channel, Jumat (13/8/2021).

Ia melanjutkan, maka apabila ada seseorang yang dengan sengaja meninggalkan Sholat Jumat karena khawatir tertular virus covid-19, maka insya Allah yang disebutkan dalam hadis sebelumnya tidak berlaku.

Baca juga: Sholat Jumat Ditiadakan Sementara, Ini 8 Amalan yang Bisa Dikerjakan 

Ustadz Ammi Nur Baits menerangkan, hadis tersebut hanya berlaku bagi mereka yang sengaja meninggalkan Sholat Jumat tanpa adanya uzur sama sekali, selain perihal sakit dan penyakit juga semisal sedang berada dalam kondisi safar atau perjalanan jauh, atau kondisi alam ekstrim yang tidak mendukung semisal hujan badai atau turunnya salju.

"Namun perlu diperhatikan bahwasanya seseorang yang memilih tidak Sholat Jumat selama pandemi covid-19 ini tetap wajib menunaikan ibadah Sholat Zuhur sebagai bagian dari sholat fardhu," pungkasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya