Meneladani Sifat Sahabat Ibnu Mas'ud, sang Pemegang Rahasia Rasulullah

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Sabtu 28 Agustus 2021 00:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 27 330 2462207 meneladani-sifat-sahabat-ibnu-mas-ud-sang-pemegang-rahasia-rasulullah-BmQdUEvPvo.jpg Ilustrasi sahabat Ibnu Mas'ud. (Foto: Freepik)

ADA banyak sosok sahabat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Mereka memiliki karakter yang setia, mulia, dan salih. Salah satu sahabat Nabi tersebut adalah Ibnu Mas'ud.

Dikutip dari kanal YouTube Firanda Andirja, Sabtu (28/8/2021), dijelaskan bahwa nama aslinya adalah Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib. Ibnu Mas'ud adalah salah satu generasi awal dari para sahabat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam yang masuk Islam (sabiqunal awwalun).

Baca juga: Kisah Rasulullah Melepas Cincin yang Dipakai, Mengapa? 

Kisah pertemuan dirinya dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam berawal dari saat dirinya masih kecil dan menjadi penggembala kambing milik bangsawan kaum Quraisy Uqbah bin Mu’aith.

Suatu hari, keduanya dipertemukan dalam tandusnya padang pasir. Kala itu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam yang sedang berjalan bersama khalifah Abu Bakar ingin meminta susu domba yang sedang dibawa Ibnu Mas'ud. Dengan tegas ia menjawab:

"Maaf, Pak. Saya tidak dapat memberi Bapak karena domba-domba ini bukan kepunyaan saya. Saya hanya sebagai gembala," ucap Ustadz Dr Firanda Andirja Lc MA menirukan jawaban Ibnu Mas'ud atas pertanyaan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Ilustrasi sahabat Nabi. (Foto: Baztab)

Keduanya terdiam bahagia menyaksikan betapa jujur dan tegasnya sosok bocah Ibnu Mas'ud. Sesaat kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dan Abu Bakar meminta satu domba betina yang belum kawin untuk kemudian dielus-elus susunya sambil dibacakan doa.

Baca juga: 10 Sahabat Nabi Muhammad SAW Dijamin Masuk Surga, Siapa Saja Mereka? 

Hingga akhirnya atas izin Allah Subhanahu wa ta'ala, domba betina tersebut menghasilkan susu yang luar biasa melimpah yang menjadi minuman bagi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, Abu Bakar, dan juga diberikan kepada sang penggembala.

"Ibnu Mas'ud yang takjub melihat hal tersebut kemudian memutuskan untuk masuk Islam dan mengikuti Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Ia kemudian menjadi salah satu sahabat sekaligus pelayan Nabi sepanjang hayatnya," lanjut Ustadz Firanda.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Semenjak resmi menjadi pembantu Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu senantiasa menemani Nabi dalam bepergian. Tugasnya membawakan sandal, bantal, siwak, dan air untuk wudlu Nabi Muhammad.

Ibnu Mas'ud juga sering masuk ke kamar Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam untuk mengurus tempat tidur beliau. Jika Rasulullah mandi, dialah yang membentangkan tabir penutupnya.

Baca juga: Sahabat Nabi Ini Hampir Meninggal Ditangan Perampok, Berkat Doanya Malaikat Datang Menolong 

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam tidur, ia pun biasa membangunkan beliau, dan memakaikan sandal ketika Nabi berdiri serta hendak pergi.

Saat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam duduk, Ibnu Mas'ud menyelipkan sandal beliau di ketiaknya. Ia senantiasa mendampingi Rasulullah bagaikan sebuah bayang-bayang dengan bendanya.

Kesetiaan dan baktinya sangat luar biasa. Ibnu Mas'ud selalu menyertai Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam ke mana pun pergi, di dalam maupun luar rumah. Menyediakan air untuk Nabi mandi, mengambilkan terompah apabila Nabi hendak pergi, dan membenahinya apabila beliau pulang.

Ibnu Mas'ud membawakan tongkat dan sikat gigi. Menutupkan pintu kamar apabila beliau masuk kamar hendak tidur.

Baca juga: Kisah Sahabat Nabi, Abdullah bin Ummi Maktum Buta Namun Iblis Sangat Takut 

"Kedekatan itu juga membuat dirinya termasuk salah satu sahabat yang dapat mengumpulkan Alquran langsung dari lisan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menganjurkan para sahabat lain untuk belajar dan menghafal Alquran kepada Ibnu Mas'ud Radhiyallahu anhu," papar Ustadz Firanda.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda yang artinya, "Ambillah Alquran dari empat orang, yakni Abdullah bin Mas’ud, Salim, Mu’adz bin Jabal, dan Ubay bin Ka'ab." (HR Bukhari, Muslim, Ahmad, dan Tirmidzi)

Selain dikaruniai kecerdasan menghafal, Ibnu Mas'ud juga memiliki suara yang merdu. Tidak jarang Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam memintanya melantunkan ayat suci Alquran di hadapan beliau langsung.

Saat mendengarkan lantunan firman Allah Subhanahu wa ta'ala melalui suara Ibnu Mas'ud, sering pula Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam meneteskan air mata. Beliau pun bersabda yang artinya, "Barang siapa ingin membaca Alquran dengan baik seperti pertama kali turun, maka bacalah seperti bacaan Abdullah bin Mas’ud." (HR Ahmad dan Ibnu Majah)

Baca juga: Kisah Sa'id bin Zaid Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga Doanya Selalu Terkabul 

Kesetiaan, kejujuran, serta kerendahan hati Ibnu Mas'ud membuat Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sangat memercayainya. Beliau juga memercayakan kepada Ibnu Mas'ud hal-hal yang rahasia, tanpa khawatir rahasia tersebut akan terbuka. Oleh sahabat lainnya, Abdullah bin Mas’ud pun dijuluki sebagai Shahibus Sirri Rasulullah atau 'pemegang rahasia Rasulullah'.

Semoga kaum Muslimin dapat menerapkan dan mengaplikasikan sifat jujur, tegas, namun rendah hati, tawadhu, dan ikhlas seperti Ibnu Mas'ud. Masya Allah Tabarakallah.

Wallahu a'lam bishawab.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya