JAKARTA - Festival Literasi Zakat Wakaf 2021 diharapkan agar publik mendapatkan informasi mengenai zakat dan wakaf yang lebih komprehensif. Ini mengingat berdasarkan hasil survei Indeks Literasi Zakat dan Wakaf pada 2020 menunjukkan bahwa secara nasional Indeks Literasi Zakat mencapai 66.78 atau masuk dalam kategori menengah/moderat.
Sementara itu, Indeks Literasi Wakaf mendapatkan skor 50.48 atau masuk dalam kategori rendah. Dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat literasi masyarakat terhadap wakaf lebih rendah dibandingkan zakat.
Data tersebut adalah hasil survei yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, Pusat Kajian Strategis BAZNAS dan Badan Wakaf Indonesia.
Baca Juga: Saham hingga Deposito Syariah Layak Menjadi Aset Wakaf
Menyikapi hal tersebut, pada 2021 ini, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf mengadakan Festival Literasi Zakat Wakaf yang bertujuan untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat terhadap zakat dan wakaf.
Kick Off Festival Literasi Zakat Wakaf dilaksanakan pada Selasa (31/8/2021) secara daring. “Dengan adanya program Festival Literasi Zakat Wakaf, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi mengenai zakat dan wakaf yang lebih komprehensif, sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat dan berwakaf”, ujar Kamarudin Amin, Dirjen Bimas Islam dalam pesannya yang dikirim.
Baca Juga: Penting Bagi Pengusaha Muslimah Mengusai Literasi Digital
Dengan adanya program ini juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi antara Kementerian Agama dengan stakeholder zakat dan wakaf, serta kolaborasi dan sinergi program-program edukasi dan literasi zakat dan wakaf.
“Semangat atau tagline yang dibawa pada Festival Literasi Zakat Wakaf tahun ini adalah Zakat dan Wakaf Membangun Ekonomi Umat”, tambahnya.