Manfaat Surat Al-Qiyamah Pengingat Manusia Bakal Ada Peristiwa Dahsyat Saat Hari Kiamat

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 330 2464477 manfaat-surat-al-qiyamah-pengingat-manusia-bakal-ada-peristiwa-dahsyat-saat-hari-kiamat-rlPEQw5aTr.jpg Manfaat membaca Surat Al-Qiyamah mengingat manusia tentang Hari Kiamat. (Foto: Dok)

MANFAAT membaca Surat Al-Qiyamah mengingatkan manusia akan ada peristiwa dahsyat yang akan terjadi saat hari kiamat. Surat Al-Qiyamah dalam Alquran berada di urutan ke-75 setelah Surat Al Muddassir. Surat Al-Qiyamah atau jika diartikan "Hari Berbangkit" ini  terdiri 40 ayat dan termasuk golongan Makkiyyah. 

Surat yang diturunkan di Makkah itu memaparkan tentang peristiwa dahsyat yang terjadi di hari kiamat kelak. Surat tersebut memuat suasana mengerikan bagi siapa pun terutama saat manusia dibangkitkan.

Dalam Surat Al-Qiyamah yang di dalamnya Allah SWT menggambarkan kedahsyatan akhir zaman itu.

Lalu mengapa Allah SWT bersumpah demi Hari Kiamat? Apalagi sampai didahului 'la nafi lil qasam' pada ayat pertamanya.

Baca Juga: Begini Akibat Jika Bersandar Harapan dan Mencari Ridha kepada Manusia

"Ayat pertama surah al-Qiyamah sangat menyentak: لَا أُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيَامَةِ "Aku bersumpah demi hari kiamat". Pada ayat ini Allah menggunakan 'lâ nafi lil qasam', yaitu menguatkan sumpah dengan cara menafikannya. Tujuannya untuk meng-counter pengingkaran orang-orang kafir," ujar Dr Saiful Bahri, MA, alumni doktor jurusan tafsir dan ilmu-ilmu Alquran Universitas Al-Azhar Kairo Mesir dalam laman resminya saifulelsaba wordpress.

Dia menjelaskan, Allah SWT bersumpah demi Hari Kiamat untuk menunjukkan betapa pentingnya hari kiamat dan juga sebagai jawaban bagi orang-orang yang mengingkari dan mendustakannya. Sebab, tak dapat dipungkiri bahwa banyak yang mengingkari Hari Kebangkitan yang pasti terjadi itu.

Baca Juga: Baru Hijrah Sudah Berdakwah, Bagaimana Pandangan Ulama?

Padahal, saat Hari Kiamat terjadi, semua manusia akan menyesali dirinya. Mereka akan menyesal mengapa perbuatan baiknya di dunia tidak ditambah. Sedangkan mereka yang melakukan banyak keburukan, akan menyesali segala perbuatan buruknya itu.

"Karena semua kebenaran saat itu benar-benar terungkap. Cobalah kita renungi ayat berikutnya: وَلَا أُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ 'Dan Aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)' (QS Al Qiyamah: 2)," paparnya, yang menambahkan bahwa sangat mengherankan jika manusia meragukan atau bahkan mengingkari hari penentuan itu.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kemudian pada ayat 3 Surat Al-Qiyamah, Allah SWT berfirman: 

أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُ "Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?". Ayat ini menunjukkan bahwa kelak Allah SWT akan menyusun lagi bagian-bagian tubuhnya hingga sempurna.

Sebagaimana ayat 4 Al-Qiyamah, Allah SWT memiliki Kuasa untuk menyusunnya sampai sempurna kembali. 

بَلَىٰ قَادِرِينَ عَلَىٰ أَنْ نُسَوِّيَ بَنَانَهُ "Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna" (QS Al- Qiyamah: 4). Namun, manusia terus saja melakukan perbuatan maksiat, sebagaimana ayat 5.

Sayangnya, justru kebanyakan manusia memperturutkan hawa nafsunya. Kemudian memperbanyak maksiat serta menunda-nunda taubat. Tak segan-segan ia menantang Allah dan malah bertanya kapan hari kiamat (QS Surat Al-Qiyamah: 6).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya