Share

Ini Cara Rasulullah SAW Menjalani Hidup Sehat

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 02 September 2021 07:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 616 2464839 ini-cara-rasulullah-saw-menjalani-hidup-sehatini-cara-rasulullah-saw-menjalani-hidup-sehat-4QMXrdnHbn.jpg Cara Rasulullah SAW menjalani hidup sehat dengan menjaga pola makan. (Foto: Shutterstock)

CARA Rasulullah SAW menjalani hidup sehat patut menjadi teladan bagi kaum Muslimin. Salah satunya Anda bisa meniru atau menerapkan kebiasaan Rasulullah SAW setiap kali hendak makan. Semua apa yang dilakukannya menjadi contoh untuk dilakukan juga oleh umatnya.

Mungkin saja sebagian dari orang hanya mengetahui jika ilmu pergizian ditemukan dan dikembangkan oleh para ilmuwan terkini. Ternyata Allah Subhanahu wa ta'ala telah menghimpun ilmu kesehatan dan gizi dalam satu ayat, terdiri dari tiga kalimat saja.

Baca Juga: Tambang Emas Terbentang Luas di Dasar Laut? Ini Penjelasan Alquran dan Sains

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman: 

يٰبَنِىۡۤ اٰدَمَ خُذُوۡا زِيۡنَتَكُمۡ عِنۡدَ كُلِّ مَسۡجِدٍ وَّكُلُوۡا وَاشۡرَبُوۡا وَلَا تُسۡرِفُوۡا‌ ۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الۡمُسۡرِفِيۡنَ

"Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.(QS Al A'raf: 31)

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam ternyata punya menu berbeda dalam setiap waktu makannya. Menurut Ibn Abi Umar dari Sufyan, dari Ma'mar, dari Zuhairi, dari 'Urwah, dari Aisyah, Rasulullah diketahui mengonsumsi madu untuk sarapannya. Selain madu, Rasulullah juga mengonsumsi air dingin.

"Minuman yang paling sering diminum Rasulullah ialah air dingin manis, itu berasal dari air dingin yang dicampur madu."

Baca Juga: 5 Cara Sukses Nabi Muhammad SAW Berbisnis

"Tidaklah anak Adam mengisi satu bejana yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makan sekadar untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika tidak, maka buatlah perutnya sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk udara napasnya." (HR Ahmad dan Tirmidzi)

Penyakit yang datang kepada manusia disebabkan oleh banyak hal, di antaranya badan sedang kurang fit dan mengonsumsi makanan yang kurang sehat. Misalnya penyakit jantung, salah satu caranya adalah menghindari peningkatan kolesterol dan obesitas.

Biasanya penyakit jantung dikarenakan peningkatan kolesterol yang biasanya akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak. Sedangkan obesitas terjadinya kegemukan secara berlebihan dan berpotensi tekanan darah tinggi hingga serangan jantung.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Bukan hanya dari pakar gizi yang mengimbau supaya kita hidup sehat. Seperti dikutip dari 'Buku Pintar Sains dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah' karha Dr Nadiah Thayyarah, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam telah lama mengajarkan menjaga keseimbangan pola makan.

Sebagaimana riwayat dari Imam At-Tirmidzi yang meriwayatkan dari Ibnu Umar:

"Seorang laki-laki bersendawa di hadapan Rasulullah. Beliau lalu berkata,'Hentikan sendawamu itu dari kami, karena orang yang paling banyak kenyang di dunia, ia akan menjadi orang yang paling lama laparnya di hari kiamat'."

Ini berarti makan terlalu berlebihan sangat tidak baik untuk kesehatan. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pun tidak menyukai orang yang terlalu kenyang (makan), lalu bersendawa di depan orang lain, karena dianggap tidak sopan.

Aisyah meriwayatkan:

"Petaka pertama di tengah umat ini setelah zaman Nabi-nya adalah kekenyangan. Ketika perut suatu kaum kenyang, maka tubuh mereka akan liar." (HR Bukhari)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini