Kisah Pembebasan Makkah dari Kaum Quraisy, Kemenangan bagi Rasulullah dan Muslimin

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 614 2488399 kisah-pembebasan-makkah-dari-kaum-quraisy-kemenangan-bagi-rasulullah-dan-muslimin-ONPWIz1r7A.jpg Ilustrasi pembebasan Kota Makkah. (Foto: Unsplash)

PEMBEBASAN Kota Makkah disebut juga sebagai Fathu Makkah. Peristiwa kemenangan umat Islam dari kaum Quraisy ini terjadi pada 17 Ramadhan Tahun 8 Hijriah.

Dikutip dari tayangan Sirah Nabawiyah di kanal YouTube Khalid Basalamah Official, Selasa (19/10/2021), Ustadz Dr Khalid Basalamah Lc MA menceritakan suatu ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam datang ke Makkah untuk menjalani ibadah umrah bersama umatnya pada awal bulan Dzulqa'dah Tahun 6 Hijriah. Namun di tengah perjalanan, rombongan dihadang oleh para kafir Quraisy. Rasulullah beserta kaum Muslimin ditanya maksud kedatangannya.

Baca juga: Kisah 5 Ulama Mimpi Bertemu Rasulullah, Ada yang Ditegur Tidak Wudu Sebelum Tidur 

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menjelaskan alasan sebenarnya datang ke Makkah, tidak lain adalah melaksanakan umrah dan menyembeli hewan kurban.

Tetap ditolak untuk masuk, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pun mengutus Usman bin Affan. Ia lantas menemui pemimpin Makkah. Sayangnya, pemimpin Makkah juga menolak kehadiran Rasulullah dan kaum Muslimin lainnya.

Ustadz Khalid melanjutkan, seperti diketahui bahwa Islam mencintai kedamaian. Melihat adanya penolakan, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam memilih jalan musyawarah. Kaum Quraisy juga sepakat dengan usul Rasulullah.

Umat Islam diwakili oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, sementara kaum kafir Quraisy oleh Suhayl bin Amr. Dari hasil musyawarah atau berunding, akhirnya melahirkan beberapa perjanjian. Salah satunya adalah gencatan senjata selama 10 tahun antara kaum Muslim dan Quraisy di Makkah.

Baca juga: Kisah Nabi Muhammad Menerima Wahyu Pertama di Gua Hira: Bacalah! 

Kedua belah pihak pun sepakat. Tapi kenyataannya, perjanjian yang dikenal dengan nama "Perjanjian Hudaibiyah" ini dilanggar oleh kaum Quraisy.

Ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dan umatnya sudah kembali ke Madinah usai menunaikan ibadah umrah, mereka mendapat kabar buruk yakni terkait pelanggaran kaum Quraisy.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Kaum Quraisy membantu Suku Bakr untuk menyerang Suku Khuzaah. Satu tokoh Muslim terbunuh akibat penyerangan tersebut, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam akhirnya memutuskan menyerbu Makkah.

Kaum Quraisy meminta Abu Sufyan melakukan diplomasi dengan kaum Muslimin di Madinah, namun tidak membuahkan hasil.

Baca juga: Kisah Pendeta Buhaira Penemu Tanda-Tanda Kenabian Muhammad 

Sementara itu, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dan umat Islam sudah siap mendatangi Kota Makkah. Tidak tanggung-tanggung, jumlah pasukan umat muslim mencapai 10 ribu orang.

Ketika kaum Quraisy diserbu oleh para kaum Muslimin, mereka tidak bisa berbuat banyak karena jumlah pasukan yang begitu besar. Kemenangan berpihak pada Rasulullah dan umat Islam setelah para pemimpin Makkah menyerah.

Baca juga: Kisah Masa Kecil Nabi Muhammad Disusui Halimah Sa'diyah, Berbagai Keajaiban Terjadi 

Tepat tanggal 17 Ramadhan Tahun 8 Hijriah, Makkah bebas dari kaum kafir Quraisy. Berhala di sekitar Kakbah pun turut dihancurkan.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya