Bolehkah Wudu di Kamar Mandi? Ini Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 12 330 2500661 bolehkah-wudu-di-kamar-mandi-ini-penjelasan-ustadz-khalid-basalamah-4NZRfBnJtb.jpg Ustadz Dr Khalid Basalamah Lc MA menjelaskan hukum wudu di kamar mandi. (Foto: YouTube Lentera Islam)

USTADZ Dr Khalid Basalamah Lc MA mengatakan sebagian orang sering wudu di kamar mandi. Jadi, mereka biasanya setelah mandi biasanya langsung wudu di tempat yang sama.

Hal tersebut ternyata menimbulkan perbedaan pendapat. Sebagian mengatakan dilarang wudu di kamar mandi, tapi ada yang menyatakan boleh.

Baca juga: Bolehkah Mengambil Foto Jenazah? Ini Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah 

Oleh karena itu, Ustadz Khalid Basalamah pun coba menjelaskan hukumnya menurut ajaran agama Islam tentang berwudhu di kamar mandi. Apakah diperbolehkan atau justru dilarang?

Ia mengatakan diperbolehkan wudu di dalam kamar mandi, bahkan membaca basmallah dan doa usai berwudhu. Tapi yang dilarang adalah wudu di WC atau toilet karena tempatnya kotor.

"Jadi kalau ada WC, digabung dengan wastafel, digabung dengan bak mandi, ada shower-nya, maka di WC-nya saja yang tidak boleh menyebut nama Allah," terang Ustadz Khalid Basalamah, seperti dikutip dari kanal YouTube Lentera Islam, Jumat (12/11/2021).

Baca juga: 4 Surat Nabi untuk Raja-Raja Dunia Mengajak Masuk Islam, Ini Isinya 

"Tapi kalau di wastafel mau wudu boleh baca bismillah, di shower mau wudu boleh baca bismillah," tambahnya.

Ustadz Khalid Basalamah menegaskan larangan tersebut hanya dikhususkan di WC, namun jika ingin berwudu di kamar mandi juga membaca basmallah maka masih diperbolehkan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Adapun doa sebelum wudu adalah cukup membaca Bismillah. Kemudian doa sesudah wudu adalah berikut ini:

Baca juga: Ustadz Khalid Basalamah Ungkap 3 Jenis Mimpi Menurut Ajaran Islam, Apa Saja? 

اَشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَاالتَّوَّابِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syariikalahu. Wa asyhadu anna Muhammadan’abduhu wa rasuuluhu. Allahumma-j ‘alnii minattawwaabiina waj ‘alnii minal mutaththohiirina waj ‘alnii min ‘ibaadikashshaalihiin.

Artinya: "Saya bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah Yang Esa , tiada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Yaa Allah jadikanlah saya orang yang ahli taubat, dan jadikanlah saya orang yang suci, dan jadikanlah saya dari golongan hamba-hamba Mu yang salih."

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Ustadz Khalid Basalamah Ungkap 3 Manusia yang Tidak Diajak Bicara Allah saat Kiamat 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya