10 Dosa Besar yang Tidak Akan Diampuni Allah Ta'ala

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 15 November 2021 20:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 15 330 2502137 10-dosa-besar-yang-tidak-akan-diampuni-allah-ta-ala-KdTKRe3oWg.jpg Ilustrasi setop melakukan dosa besar yang tidak akan diampuni Allah Ta'ala. (Foto: Shutterstock)

MELAKUKAN dosa merupakan suatu perbuatan yang dibenci oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Ganjarannya pun tidak main-main, bisa saja dibalas langsung di dunia tanpa harus menunggu akhirat.

Akan tetapi Allah Maha Pengampun. Seberat apa pun dosa hamba-Nya jika bertobat, maka akan diampuni dan dihapuskan segala kesalahan yang telah diperbuat.

Namun jangan pikir semua dosa bisa diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Ada 10 dosa besar yang ternyata tidak ada kata ampun, justru akan langsung dijebloskan ke dalam api neraka.

Sebagaimana telah MNC Portal rangkum, Senin (15/11/2021), berikut ini 10 dosa besar manusia yang tidak akan diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Mudahkan Jamaah Beribadah, Masjidil Haram Kini Miliki Robot Layar Sentuh 

1. Menyekutukan Allah (Syirik)

Syirik atau menyekutukan Allah Subhanahu wa ta'ala adalah dosa besar. Misalnya, Anda menginginkan sesuatu tapi malah meminta ke dukun, yang jelas-jelas hanya manusia bukanlah Tuhan. Syirik merupakan dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah tertulis dalam Alquran, yaitu:

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar." (QS An-Nisa: 48)

2. Putus asa

Siapa yang sering merasa putus asa karena gagal melakukan atau meraih sesuatu. Padahal Allah Subhanahu wa ta'ala masih memberikan rahmat-Nya kepada manusia. Bisa bernapas, melihat, diberikan rezeki yang cukup.

Allah Subhanahu wa ta'ala tidak menyukai hamba-Nya berputus asa. Sebab termasuk golongan kafir dan akan masuk ke dalam neraka.

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar." (QS An-Nisa: 48)

Baca juga: Bacaan Zikir Petang Hari Ini, Senin 15 November 2021M/9 Rabiul Akhir 1443H 

3. Durhaka kepada orangtua

Menghormati, menyanyangi, dan memuliakan orangtua merupakan akhlak terpuji dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, khususnya ibu.

Akan tetapi jika sebaliknya merupakan dosa besar yang dilaknat, dan tidak akan diampuni dosanya oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Dalam sebuah hadis Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

"Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata: Seorang lelaki datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam, lalu bertanya: 'Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak mendapatkan perbuatan kebaikanku?' Beliau Shallallahu ‘alaihi wassallam menjawab: 'Ibumu.' Lelaki itu bertanya lagi: 'Kemudian siapa?' Beliau Shallallahu ‘alaihi wassallam menjawab: 'Ibumu.' Lelaki itu bertanya lagi: 'Kemudian siapa?' Beliau Shallallahu ‘alaihi wassallam menjawab: 'Ibumu.' Lelaki itu bertanya lagi: 'Kemudian siapa?' Beliau menjawab: 'Bapakmu'." (HR Bukhari dan Muslim)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Merasa aman dari ancaman Allah Ta'ala

Kemudian merasa aman dari segala ancaman atau peringatan dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Misalnya, seorang ahli maksiat terus saja melakukan zina. Tanpa dia sadari Allah Ta'ala tidak pernah luput pengingatannya. Allah Ta'ala selalu tahu di mana hamba-Nya berada.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

"Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi." (QS Al A’raf: 99).

Baca juga: Viral 5 Gerakan Sholat yang Diduga Menyimpang dari Ajaran Islam 

5. Menuduh wanita baik-baik berzina

Allah Subhanahu wa ta'ala mengancam orang yang menuduh wanita baik-baik berzina. Hati-hati karena ini akan menghancurkan hidup mereka dan menghancurkan keluarga mereka. Ini juga dapat memengaruhi masyarakat dan menciptakan perpecahan, kekacauan yang menyebar.

Menuduh wanita baik-baik berzina termasuk dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Sebagaimana dalam firman-Nya:

"Dan orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan suci berzina kemudian tidak menghadirkan empat orang saksi, maka cambuklah mereka dengan delapan puluh cambukan dan jangan terima kesaksian dari mereka bahkan sesudahnya. Dan mereka jelas tidak patuh. Kecuali orang-orang yang bertobat setelah itu dan memperbaiki diri, karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Penyayang." (An-Nur 24: 2-5)

Baca juga: Mantap Hijrah, 5 Artis Cantik Ini Sekarang Tampil Bercadar 

6. Membunuh

Membunuh tentu saja dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Islam melarang keras tindakan seperti itu karena tidak hanya menciptakan kekerasan, kerusuhan, dan kekacauan dalam masyarakat; Islam menganjurkan untuk menjaga dan melindungi darah saudara-saudara Muslim dan juga darah non-Muslim.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

"…. Barang siapa membunuh satu jiwa kecuali untuk jiwa atau untuk kerusakan (dilakukan) di bumi – seolah-olah dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang menyelamatkan seseorang, maka seolah-olah dia telah menyelamatkan manusia seluruhnya…" (QS Al Maidah, 5:32)

7. Memakan harta anak yatim-piatu

Yatim-piatu merupakan anak yang sangat dispesialkan, karena Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sendiri termasuk anaka yatim yang ditinggal ayahnya sejak masih dalam kandungan.

Namun sayangnya, sebagian orang masih memperlakukan anak yatim-piatu secara tidak adil, bahkan memakan harta yang sudah jadi haknya. Ini merupakan dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, mereka hanya memakan api di perutnya, dan mereka akan dibakar dalam api yang menyala-nyala." (QS An-Nisa 4: 10)

Baca juga: Dubai Gelar Pameran Kehidupan 25 Nabi, Disajikan Juga dalam Bahasa Indonesia 

8. Memakan riba

"Hai orang-orang yang beriman. Bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa (kewajibanmu) dari riba (mulai sekarang) jika kamu (benar-benar) beriman." (QS Al Baqarah, 2: 278)

Dalam kutipan ayat tersebut secara jelas melarang memakan riba. Bahkan ini termasuk dosa besar yang tidak diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

9. Berbuat zina

Sudah jelas berbuat atau melakukan zina merupakan dosa besar, dan terancam tidak diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

"Dan orang-orang yang tidak menyembah Rabb yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya Dia mendapat (pembalasan) dosa(nya)." (QS Al Furqon: 68)

Baca juga: Tokoh Muslim Dunia: Banu Musa Bersaudara Penemu Lampu Otomatis hingga Mekanikal Air Mancur 

10. Lari dari medan perang

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertemu dengan orang-orang kafir yang sedang maju (untuk berperang), janganlah kamu membelakangi mereka (dalam pelarian). Dan barang siapa yang membelakangi mereka pada hari seperti itu… sesungguhnya dia telah kembali dengan kemarahan dari Allah, dan tempat perlindungannya adalah Neraka – dan celakalah tempat yang dituju." (QS Al Anfal, 8: 15-16)

Dalam kutipan ayat tersebut menerangkan lari dari medan perang merupakan dosa besar dan terancam tidak diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Wallahu a'lam bishawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya