2. Hati yang masih lalai
Hati yang masih lalai dan berpaling ketika berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Berdoa kepada Allah Ta’ala harus dengan sepenuh hati, menghadirkan hatinya untuk benar-benar dikabulkan oleh Allah Ta’ala.
Tidak berdoa dengan hati yang lalai dan berpaling, sehingga hanya menggerakkan lisan saja, sedangkan hatinya berpaling memikirkan yang lainnya.
Baca juga: Simak! Doa saat Turun Hujan Lebat Disertai Petir Menggelegar
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda:
ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ
Artinya: "Berdoalah kepada Allah dengan keyakinan bahwa doa tersebut akan dikabulkan. Dan ketahuilah, sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah mengabulkan doa dari hati yang lalai dan berpaling." (HR Tirmidzi Nomor 3488 dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 1/493).
Wallahu a’lam bishawab.
Baca juga: Catat! 2 Doa Buka Puasa Senin Kamis Sesuai Sunah Nabi
(Hantoro)