Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

14 Bentuk Kemesraan dan Keromantisan Nabi Muhammad SAW

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 31 Desember 2021 |10:35 WIB
14 Bentuk Kemesraan dan Keromantisan Nabi Muhammad SAW
Ilustrasi bentuk kemesraan dan keromantisan Nabi Muhammad SAW. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

13. Menenangkan amarah istri dengan cara unik

Ibnu Sunni dalam Amalul Yaum wal Lailah Nomor 454 meriyawatkan dari Aisyah Radhiyallahu anha:

كان إذا غضبت عائشة عرك النبي صلى الله عليه وسلم بأنفها وقال : يا عويش قولي : اللهم رب محمد اغفر لي ذنبي ، وأذهب غيظ قلبي ، وأجرني من مضلات الفتن

Artinya: "Ketika Aisyah marah, maka Nabi Shallallahu alaihi wassallam mencubit hidungnya dan berkata, 'Wahai ‘Uwaisy (panggilan kecil Aisyah), katakanlah, 'Ya Allah, Tuhan Muhammad, ampunilah dosaku, hilangkanlah kemarahan di hatiku dan selamatkanlah aku dari fitnah yang menyesatkan'."

Baca juga: Mengapa Rasulullah Selalu Puasa Senin Kamis? Ternyata Ini Keutamaannya 

14. Mengajak istri makan di luar

Diriwayatkan dari Anas Radhiyallahu anhu, ia berkata:

أن رجلا فارسيا كان جارا للنبي صلى الله عليه وسلم وكانت مرقته أطيب شي ريحا فصنع طعاما ثم أتى النبي صلى الله عليه وسلم فأومأ إليه أن تعال وعائشة جنبه فقال صلى الله عليه وسلم: "وهذه معي" وأشار إلى عائشة فقال لا قال ثم أشار إليه فقال: "وهذه معي" قال لا ثم أشار إليه الثالثة فقال وهذه معي وأشار إلى عائشة فقال نعم

Artinya: "Seorang lelaki Persia yang merupakan tetangga Nabi Shallallahu alaihi wassallam mempunyai kuah kaldu paling sedap. Kemudian dia membuat makanan dan mendatangi Nabi Shallallahu alaihi wassallam lantas mengundangnya untuk makan, sedangkan Aisyah berada di samping Nabi. Kemudian Nabi Shallallahu alaihi wassallam berkata, ‘Yang ini bagaimana?’ Ia menunjuk Aisyah dan berkata, 'Tidak' Kemudian memberi isyarat kepadanya, 'Bagaimana dengan ini?' Dia berkata, 'Tidak.' Kemudian Nabi memberi isyarat yang ketiga kalinya dan bersabda, 'Ini bersamaku?' Kemudian ia berkata, 'Ya'." (HR Ibnu Hibban Nomor 5301, Abu Ya’la Nomor 3261, dan Darimi Nomor 2119)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Hukum Mencium Istri ketika Berpuasa, Apakah Membatalkan? 

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement