Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Perang Tabuk di Bulan Rajab, Perang Terakhir Nabi Muhammad SAW

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 02 Februari 2022 |09:15 WIB
Kisah Perang Tabuk di Bulan Rajab, Perang Terakhir Nabi Muhammad SAW
Ilustrasi Perang Tabuk di bulan Rajab menjadi perang terakhir Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. (Foto: Istimewa/Sindonews)
A
A
A

Di samping itu Perang Tabuk juga disebut Perang Fadhihah, artinya terungkap, mengungkapkan tabir kepalsuan akan posisi kaum munafik dalam lingkungan umat Islam saat itu.

Perang Tabuk juga dinamakan dengan Perang Al Usroh (Kesulitan). "Pasukan perangnya dalam posisi prihatin (harta, perbekalan, kendaraan) namun tidak mengurangi semangat untuk tetap berjuang," tegas Ustadz Ainul Yaqin.

Baca juga: Mengabarkan Masuknya Bulan Rajab Dapat Pahala Ibadah 80 tahun, Shahih atau Dhaif? 

Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini, Rabu 2 Februari 2022M/1 Rajab 1443H 

Perjuangan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, para sahabat, dan umat Islam lainnya pun diceritakan dalam Alquran. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

تَابَ اللَّهُ عَلَى النَّبِيِّ وَالْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ فِي سَاعَةِ الْعُسْرَةِ مِنْ بَعْدِ مَا كَادَ يَزِيغُ قُلُوبُ فَرِيقٍ مِنْهُمْ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّهُ بِهِمْ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

"Sesungguhnya Allah telah menerima tobat Nabi, orang-orang Muhajirin dan orang-orang Anshar yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka itu." (QS At-Taubah/9: 117)

Wallahu a'lam bishawab.

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement