Share

Kisah Nabi Sulaiman Kerahkan Malaikat Menolong Burung-Burung dari Serangan Manusia

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 10 Februari 2022 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 614 2545169 kisah-nabi-sulaiman-kerahkan-malaikat-menolong-burung-burung-dari-serangan-manusia-C44jtDrgRU.jpg Kisah Nabi Sulaliman Alaihissallam dan malaikat menolong burung merpati dari serangan manusia. (Foto: Daylife)

KISAH Nabi Sulaiman Alaihissallam memang selalu memberikan pelajaran berarti bagi kaum Muslimin. Seperti cerita sebuah teladan tentang manfaat sedekah yang dikisahkan dalam kitab Tanqih al-Qaul al-Hatsit yang ditulis ulama legendaris Syekh Nawawi al-Bantani (1813—1897 Masehi) sebagai syarah (penjelasan) atas hadis-hadis pilihan dalam kitab Lubab al-Hadits karya Imam as-Suyuthi (1445—1505M).

Berawal dari seorang suami mendapat tugas dari istrinya untuk naik ke pohon besar di depan rumahnya. Dikarenakan ada anak-anak burung merpati di sarangnya yang bisa dijadikan lauk makan keluarganya. Lelaki tersebut melaksanakan keinginan sang istri.

Baca juga: Abu Nawas Pusing Dengar Syair Putra Raja: Lebih Enak Masuk Penjara Saja 

Nabi Sulaiman Alaihissalam yang mendengar aduan dari induk merpati meradang. Dipanggillah si lelaki tadi dan disuruhnya bertobat. Lelaki itu berkata, "Aku tidak akan mengulangi perbuatan itu selama-lamanya."

Suatu hari istri sang lelaki itu mengulang permintaannya. Tapi lelaki tersebut menolaknya. Namun, istrinya meyakinnya dengan berkata, "Aku menduga Nabi Sulaiman Alaihissalam tidak ada waktu untuk mengurusmu atau untuk burung merpati itu di saat beliau sibuk dengan pekerajaannya."

Baca juga: Kisah Matinya Dajjal pada Akhir Zaman: Ditusuk oleh Nabi Isa dengan Tombak Emas hingga Meleleh 

Batin si lelaki terusik dan mengulangi perbuatannya. Kemarahan Nabi Sulaiman Alaihissalam tidak terbendung ketika induk merpati melaporkan kejadian tersebut. Beliau memanggil dua prajuritnya dari golongan makhluk halus dan bersabda, "Menetaplah kalian berdua di pohon itu, lalu apabila lelaki itu kembali ke anak-anak burung, peganglah kedua kaki lelaki itu dan lemparkan ia dari pohon itu!"

Benar saja, ketika telur burung menetas lagi, lelaki tersebut naik ke pohon. Di saat bersamaan ada pengemis di pintu rumahnya. Ia pun menyuruh si istri memberikan sesuatu kepadanya. Si istri berkata bahwa tidak punya apa pun untuk disedekahkan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Lelaki itu turun dan masuk rumahnya. Ia memberikan sesuap makanan kepada pengemis. Kemudian dia naik pohon lagi dan menurunkan anak-anak burung.

Nabi Sulaiman Alaihissalam mengetahui hal tersebut. Ia kemudian memanggil kedua prajurit penjaga pohon dan bersabda, "Kalian berdua telah membangkang kepadaku!"

Baca juga: Masya Allah, Lebih dari 500 Mualaf Mengucap Syahadat di Masjid Ini 

Baca juga: Makmum Datang saat Imam Sudah Rukuk, Apakah Masbuk? 

Dua prajurit itu berkata, "Kami tidak membangkang, kami telah menetap di pohon itu."

Mereka menjelaskan kronologi saat si lelaki naik pohon dan memberi sesuap gandum. Para prajurit sudah dalam posisi memegang kaki laki-laki itu.

Tiba-tiba Allah Subhanahu wa ta'ala mengutus dua malaikat. Salah satunya memegang leher dan melemparkannya ke arah matahari terbit. Satu malaikat lainnya memegang prajurit lainnya dan melemparkannya ke arah terbenamnya matahari.

Baca juga: Hukum Kaki Menjulur ke Arah Kiblat saat Tidur, Boleh atau Terlarang? 

Baca juga: 10 Artis Cantik India Mantap Hijrah dan Berhijab, Tinggalkan Dunia Gemerlap 

Syekh Nawawi al-Bantani menutup kisahnya dengan sebuah hikmah bahwa manfaat bersedekah bisa diraih apabila keadaan sedekah itu berasal dsri yang halal. Apabila sedekah berasal dari yang haram, maka tidak akan menghasilkan apa-apa kecuali siksaan.

Sebagaimana diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu anhu, "Telah bersabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam: Sesungguhnya di neraka jahanam terdapat sebuah rumah dinamakan rumah kesusahan di mana Allah menyediakannya untuk orang yang bersedekah dari harta yang haram."

Wallahu a'lam bishawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini