Share

Bolehkah Sholat Sambil Pegang HP sebagai Mushaf? Ini Penjelasan Menurut Syariat

Ahmad Haidir, Jurnalis · Selasa 22 Februari 2022 20:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 22 330 2551316 bolehkah-sholat-sambil-pegang-hp-sebagai-mushaf-ini-penjelasan-menurut-syariat-Y6PFbgcjKM.jpg Ilustrasi sholat. (Foto: Unsplash)

SALAH satu elemen penting dalam kekhusyukan sholat seorang Muslim adalah bacaan ayat suci Alquran. Namun jikalau seseorang memiliki keterbatasan dengan hafalannya, tidak jarang banyak yang membuka dan membaca mushaf atau kitab suci Alquran secara langsung.

Adapun transformasi teknologi menyebabkan saat ini Alquran terdapat versi digitalnya yang bisa diakses melalui handphone (HP). Dengan demikian, seorang Muslim bisa saja membuka HP-nya saat sholat dengan menjadikannya sebagai mushaf.

Baca juga: 44 Tahun Masjid Istiqlal, Dirancang Arsitek Non-Muslim Pemenang Sayembara Bung Karno 

Namun pertanyaan, bolehkah sholat sambil memegang HP sebagai mushaf? Jawabannya adalah boleh, berdasarkan beberapa sumber literatur. Banyak ulama yang memberikan fatwa terkait hal ini berdasarkan panduan fikih klasik.

Ustadz Ammi Nur Baits ST BA ketika mendapati pertanyaan serupa dari salah seorang warganet menjelaskan sah-sah saja menggunakan mushaf dengan HP. Bahkan, dai muda asal Yogyakarta ini justru menyarankan sebaiknya menggunakan HP jika memerlukan mushaf daripada Alquran ukuran saku.

"Keduanya bagus, tapi secara praktis mungkin HP lebih praktis. Mushaf ketika selesai dibaca, kita akan letakkan di saku. Jika saku Anda berada di bawah, maka mushafnya akan berada di bawah. Namun jika sakunya di atas jauh lebih aman, hanya saja jika rukuk sensitif terjatuh pun dengan sujud," jelas Ustadz Ammi Nur Baits dalam unggahan akun Instagram @amminurbaits.

Baca juga: Abu Nawas Langsung Kenyang Usai Mimpi Bertemu Nabi Daud, Kok Bisa? 

"Namun jika HP begitu selesai dimatikan, masukkan kantong, dan ini kan Quran-nya tidak nampak. Jika kita duduki insya Allah lebih aman," jelasnya.

Ustadz lulusan Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada (UGM) ini pun menyarankan penggunaan mushaf lewat HP dilakukan dengan tangan kanan, dan sebaiknya HP dalam kondisi aktif fingerprint untuk membukanya, karena tentu akan lebih lama, dan tidak menimbulkan banyak gerakan sebagaimana dengan password.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara dikutip dari nu.or.id, menurut ulama dari kalangan Mazhab Syafii, jika seseorang yang sholat membaca Alquran melalui mushaf, baik ia hafal atau tidak, maka sholatnya tidak batal. Bahkan, mushaf menjadi wajib apabila seseorang tidak hafal Surat Al Fatihah, surat yang harus dibaca dan menjadi salah satu syarat sah sholat.

Hal tersebut sebagaimana dalil berikut ini:

لَوْ قَرَأَ القُرْآنَ مِنَ الْمُصْحَفِ لَمْ تَبْطُلْ صَلَاتُهُ سَوَاءٌ كَانَ يَحْفَظُهُ أَمْ لَا بَلْ يَجِبُ عَلَيْهِ ذَلِكَ إِذَا لَمْ يَحْفَظْ الفَاتِحَةَ كَمَا سَبَقَ. وَلَوْ قَلَّبَ أَوَرَاقَهُ أَحْيَاناً فِي صَلَاتِهِ لَمْ تَبْطُلْ، وَلَوْ نَظَرَ فِي مَكْتُوبٍ غَيْرَ الْقُرْآنِ وَرَدَّدَ مَا فِيهِ فيِ نَفْسِهِ لَمْ تَبْطُلْ صَلَاتُهُ وَإِنْ طَالَ، لَكِنْ يُكْرَهُ، نَصَّ عَلَيْهِ الشَّافِعِيُّ فِي الْإِمْلَاءِ وَأَطْبَقَ عَلَيْهِ الْأَصْحَابُ

"Seandainya ia (orang yang sholat) membaca Alquran melalui mushaf, sholatnya tidak batal, baik ia hafal atau tidak. Bahkan wajib atasnya membaca lewat mushaf jika tidak hafal Surat Al Fatihah sebagaimana yang telah dijelaskan. Seandainya ia sesekali membuka beberapa halaman mushaf dalam sholatnya, tidak batal. Begitu juga tidak batal sholatnya ketika ia melihat selain Alquran dalam apa yang termaktub kemudian ia mengulang-ulang dalam hatinya meskipun itu dilakukan dalam rentang waktu lama, akan tetapi hal itu makruh."

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini Muntah yang Membatalkan Puasa Ramadhan 

Baca juga: 3 Tips Supaya Tidak Diganggu Jin, Ampuh dan Sesuai Syariat 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini