Share

Ketika Nabi Pilih Susu Dibanding Khamr saat Isra Miraj, Malaikat Jibril Ungkap Alasannya

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Jum'at 04 Maret 2022 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 04 330 2556138 ketika-nabi-pilih-susu-dibanding-khamr-saat-isra-miraj-malaikat-jibril-ungkap-alasannya-CIINUXrfR8.jpg Ilustrasi kisah Nabi memilih susu dibanding khamr saat Isra Miraj. (Foto: Jcomp/Freepik)

ISRA Miraj merupakan peristiwa luar biasa yang dijalani Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Saat itu Rasulullah naik ke tujuh lapisan langit hingga Sidratul Muntaha dan menyaksikan kebesaran Allah Subhanahu wa ta'ala.

Peristiwa ini tertuang dalam hadis yang menceritakan perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Beliau bersabda kala itu didatangkan hewan buraq yakni tunggangan berwarna putih, panjang, dan lebih besar dari keledai.

Baca juga: Ini Ayat-Ayat Alquran tentang Isra Miraj yang Jadi Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad 

Info grafis Isra Miraj. (Foto: Okezone)

Buraq tersebut lantas ditunggangi Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sampai Baitul Maqdis. Lebih lanjut Rasulullah masuk ke masjid untuk melaksanakan sholat dua rakaat. Tidak lama, Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah dengan membawa minuman khamr dan susu.

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam lebih memilih susu, sehingga Malaikat Jibril mengatakan, "Kau telah memilih fitrah." Kemudian Rasulullah dibawa naik ke langit.

Baca juga: Wanita Atheis Ini Tidak Percaya Isra Miraj, Dr Zakir Naik Beri Jawaban Menohok 

Salah satu peristiwa penting yang terjadi ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam berada di langit adalah turunnya perintah melaksanakan sholat. Perlu diketahui, Allah Subhanahu wa ta'ala semula memerintahkan umat Islam melalui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam untuk sholat sebanyak 50 kali sehari semalam.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Namun, keputusan Allah Subhanahu wa ta'ala berubah setelah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam berkali-kali meminta keringanan. Adapun pengajuan keringanan ini juga berdasarkan saran Nabi Musa Alaihissallam. Maha Besar Allah yang pada akhirnya berkenan memberikan keringanan dalam beribadah.

"Aku terus berbolak balik kepada Rabb-ku dan kepada Musa Alaihissallam hingga Dia berfirman, 'Wahai Muhammad, sesungguhnya itu 5 waktu sholat dalam sehari semalam, masing-masing sholat bernilai 10, jadi semuanya bernilai 50 sholat," ujar Rasululllah Shallallahu alaihi wassallam dalam sebuah hadis.

Baca juga: Isra Miraj: Kenapa Allah Bersedia Kurangi Jumlah Sholat dari 50 ke 5 Waktu? Ini Jawabannya 

Baca juga: Ternyata Begini Ibadah Sebelum Peristiwa Isra Miraj 

Menurut Ustadz Dr Khalid Basalamah Lc MA dalam tayangan di kanal YouTube-nya, keringanan ini merupakan bukti nyata dari kasih sayang serta kesempurnaan Allah Subhanahu wa ta'ala. Meski jumlah sholat dikurangi, Allah enggan mengurangi balasan kepada hamba-Nya.

"Ini artinya Nabi meminta diringankan sampai 5, tapi Allah tidak akan mengubah kemahamuliaan-Nya. Allah menerima permohonan hamba untuk keringanan, tapi Allah tidak mau balas keringanan itu dengan mengurangi juga kadar balasannya," jelas Ustadz Khalid Basalamah.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini