Share

Tata Cara Sholat Idul Fitri di Rumah

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 02 Mei 2022 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 02 616 2588297 tata-cara-sholat-idul-fitri-di-rumah-N70UkrUNfb.jpg Ilustrasi tata cara Sholat Idul Fitri di rumah. (Foto: Alena Darmel/Pexels)

TATA cara Sholat Idul Fitri di rumah akan dibahas dalam artikel ini. Diketahui bahwa Sholat Idul Fitri hukumnya sunnah muakkad. Artinya, ibadah yang rutin dikerjakan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, tetapi bukan sebuah kewajiban. Maka apabila melaksanakannya mendapat pahala besar, baik di rumah maupun masjid, musala, atau tanah lapang.

Tetapi apabila ada udzur sehingga tidak bisa mengerjakan Sholat Idul Fitri, maka jangan risau, sebab tidak berdosa, hanya kehilangan pahalanya. Oleh karena itu, sekalipun tidak sempat melaksanakan Sholat Idul Fitri di masjid, musala, insya Allah masih punya kesempatan menunaikannya di rumah masing-masing, baik sendiri karena tidak ada orang lain atau berjamaah.

Baca juga: 5 Manfaat Luar Biasa Silaturahmi Lebaran Menurut Ajaran Islam 

Apabila secara berjamaah, maka tentunya yang menjadi imam adalah kaum laki-laki, baik itu orang tua, bapak, maupun anak lakinya. Apabila di rumah tidak ada kaum bapak, tidak ada anak laki yang sudah mumayyiz yang sudah di atas 10 tahun, maka silakan ibu-ibu ataupun kaum wanita untuk melaksanakannya di rumah dengan diimami oleh salah seorang wanita yang dianggap paling baik, paling bagus bacaan suratnya.

Terkait Sholat Idul Fitri di rumah, dai muda Nahdlatul Ulama (NU) Ustadz Muhammad Najmi Fathoni memberikan panduan atau kaifiah tentang pelaksanaannya.

"Jika harus Sholat Id di rumah, maka kita perhatikan sunah-sunahnya," ungkap Ustadz Najmi dalam video di kanal YouTube-nya Kang Najmi.

Berikut ini sunah-sunah yang dilakukan sebelum melaksanakan Sholat Idul Fitri:

- Malam Idul Fitri disunahkan memperbanyak takbir, bertasbih, dan bertahmid (puji-pujian untuk Allah Subhanahu wa ta'ala).

- Esok harinya setelah bangun tidur, disunahkan mandi.

- Mengenakan pakaian terbaik.

- Memakai wewangian.

- Makan sebelum Sholat Idul Fitri.

"Itu semua dicontohkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam," jelas Ustadz Najmi.

Baca juga: Viral Sholat Berjamaah di Tengah Festival Ramadan Liverpool, sang Imam Muda Jadi Sorotan 

Lebih lanjut ia menerangkan, setelah melakukan sunah-sunah tersebut, dilanjutkan mempersiapkan diri melaksanakan Sholat Idul Fitri dengan tiga cara seperti berikut:

1. Jika di rumah ada minimum empat orang. Satu sebagai imam dan khatib, tiga sebagai makmum. "Maka laksanakan berjamaah sekaligus khutbah," ujarnya.

2. Apabila di rumah kurang dari empat orang, bisa dilaksanakan Sholat Idul Fitri saja secara berjamaah. Tidak perlu berkhotbah jika di antara jamaah tersebut tidak ada yang sanggup melakukannya.

3. Jika dilaksanakan seorang diri, misalnya ada di kosan, maka cukup Sholat Idul Fitri tanpa disertai khotbah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Adapun tata caranya adalah:

1. Diawali niat di dalam hati.

2. Kemudian pada rakaat pertama, setelah takbiratul ihram baca doa iftitah, ditambahkan takbir zaaidah sebanyak tujuh kali. Di antara takbir disunahkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ الله، وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar.

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar."

3. Dilanjutkan melakukan sholat seperti biasa. "Lalu lanjutkan sebagaimana sholat biasa," terang Ustadz Najmi.

4. Bangun dari rakaat pertama, lanjutkan rakaat kedua, ditambahkan takbir zaaidah sebanyak lima kali.

5. Lakukan hal yang sama, di antara takbir juga disunahkan membaca Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar. Lanjutkan sebagaimana sholat biasa.

"Lalu salam, dan dilanjutkan dengan khutbah. Khutbah dilaksanakan dengan berdiri. Kemudian yang dilakukan di khotbah yang pertama, takbir sebanyak sembilan kali," terangnya.

Ustadz Najmi melanjutkan, dalam berkhotbah urutannya adalah:

1. Memuji Allah Subhanahu wa ta'ala.

2. Salawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

3. Wasiat takwa.

4. Membaca ayat suci Alquran.

Duduk di antara dua khotbah, sekiranya cukup membaca Surat Al Ikhlas, berdiri lagi di khotbah yang kedua dan takbir sebanyak tujuh kali. Kemudian ditambahkan dengan:

1. Memuji Allah Subhanahu wa ta'ala.

2. Salawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

3. Wasiat takwa.

4. Doa.

"Kemudian diakhiri dengan bersalam-salaman, jika memungkinkan dan kita yakin kita semuanya sehat dan tentu tetap ingat protokol kesehatan," pungkasnya.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini