Share

Surat Al Baqarah Ayat 7 Gambarkan Pedihnya Siksaan bagi Orang yang Menolak Kebenaran

Komaruddin Bagja, Jurnalis · Minggu 15 Mei 2022 01:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 15 614 2594332 surat-al-baqarah-ayat-7-gambarkan-pedihnya-siksaan-bagi-orang-yang-menolak-kebenaran-B1LCqo9hRh.jpg Ilustrasi isi Surat Al Baqarah Ayat 7. (Foto: Tayeb Mezahdia/Pexels)

SURAT Al Baqarah Ayat 7 menggambarkan bagaimana pedihnya siksaan bagi orang-orang yang menolak menerima kebenaran. Perhatikan firman Allah Azza wa Jalla berikut ini:

خَتَمَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰٓ أَبْصَٰرِهِمْ غِشَٰوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Artinya: Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.

Berdasarkan Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI terhadap Surat Al Baqarah Ayat 7, Allah Subhanahu wa Ta’ala menutup hati-hati bagi orang yang menutup diri dari kebenaran.

Bahkan, sekalipun hidayah dan nasihat pun tidak aakn masuk ke dalam hati mereka. Tidak hanya soal hati, pendengaran dan penglihatan pun semuanya ikut dikunci.

Saat penglihatan mereka ditutup, maka dia tidak dapat melihat kekuasaan Allah Subhanahu wa ta'ala yang dapat mengantarkan kepada keimanan, dan sebagai akibatnya, mereka akan mendapat azab yang berat.

Dan selanjutnya disebutkan kelompok manusia yang ketiga dalam menyikapi kebenaran petunjuk Alquran, yaitu di antara manusia yang ingkar seperti disebut sebelumnya ada sekelompok orang yang mengatakan sesuatu yang sesungguhnya tidak lahir dari dalam hati nurani.

Mereka berkata, kami hanya beriman kepada Allah dengan segala keagungan-Nya dan kami juga beriman kepada hari akhir yang diingkari oleh orang-orang kafir, padahal sesungguhnya mereka itu tidak jujur dalam mengatakan itu sehingga mereka bukanlah termasuk golongan orang-orang yang beriman.

Kelompok ketiga ini jauh lebih berbahaya daripada yang secara terang-terangan menolak (kafir), sebab mereka menampakkan diri seperti kawan padahal sesungguhnya mereka adalah lawan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara itu, menurut Syekh Dr Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah, menuturkan orang-orang yang tidak memahami makna hidayah dan tidak mau mendengarkan apa yang bermanfaat bagi mereka yang disebabkan kebencian mereka terhadap kebenaran dan terhadap orang yang membawa kebenaran.

Yakni penutup yang menghalangi penglihatan mereka untuk melihat kebenaran. Ibnu jarir berkata: sesungguhnya dosa-dosa itu jika dilakukan terus menerus maka akan menutup hati, sehingga tertutup jalannya dan kekufuran yang ada di dalamnya tidak bisa keluar.

Dalam Tafsir Al Mukhtashar/Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syekh Dr Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram) menyebutkan karena Allah Subhanahu wa ta'ala telah menyegel dan menutup hati mereka beserta kebatilan yang ada di dalamnya.

Pendengaran dan penglihatan yang kita punya akan ditutup oleh Allah. Sehingga kita tidak dapat melihat kebenaran dengan jelas. Justru mereka akan mendapatkan azab yang pedih di negeri akhirat kelak.

Itulah gambaran bagi orang yang telah Allah Subhanahu wa ta'ala tutup hati, pendengaran, penglihatan akibat tidak mau menerima kebaikan, seperti yang tercantum dalam Surat Al Baqarah Ayat 7.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini