Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selamat Datang di Makkah! Petugas Siap Sambut Jamaah Haji RI dari Madinah

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 11 Juni 2022 |12:39 WIB
Selamat Datang di Makkah! Petugas Siap Sambut Jamaah Haji RI dari Madinah
Jamaah haji di Makkah. (Foto: Dani Jumadil Akhir)
A
A
A

MAKKAH - Petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah siap menyambut kedatangan jamaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah.

Jamaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah mulai Minggu, 12 Juni 2022.

Ada dua kloter jamaah haji dari Madinah yang akan tiba perdana pada 12 Juni 2022, yaitu Kloter Pertama Embarkasi Solo (SOC 1) dan Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 1).

Wakil Ketua PPIH Arab Saudi Nasrullah Jasam memastikan kesiapan fasilitas untuk jamaah haji Indonesia di Kota Makkah menjelang kedatangan jamaah dari Kota Madinah.

"Tiga layanan yaitu akomodasi, katering, dan transportasi kita pastikan saat semua jamaah datang semua dalam keadaan siap. Semua sudah dicek dan alhamdulillah siap," kata Nasrullah di Makkah, Jumat (10/6/2022) malam.

Baca juga:  Bersedekah dengan Memberi Makan Burung Merpati di Masjidil Haram

Sementara itu, para PPIH daerah kerja Makkah sudah berada di pos layanan masing-masing, baik di daker maupun sektor.

Mereka bersiap untuk menyambut kedatangan jamaah haji Indonesia yang akan diberangkatkan dari Madinah.

Menurut Nasrullah, kedua kloter ini diberangkatkan dari Madinah pada Senin sore, setelah menyelesaikan ibadah Arbain (shalat berjamaah di Masjid Nabawi dalam 40 waktu) dan rangkaian ziarah beberapa tempat bersejarah di Kota Nabi.

“Kami di Makkah sudah rapat dengan Kadaker, para Kepala Bidang, Kepala Sektor, dan Kepala Seksi untuk mempersiapkan kedatangan jamaah, terutama kesiapan layanan akomodasi, transportasi bus shalawat, dan katering,” terang Nasrullah yang juga Konsul Haji KJRI Jeddah.

“Sampai sekarang, teman-teman di daker dan sektor masih berkoordinasi untuk melakukan pengecekan akhir terkait kesiapan, terutama pada sektor yang akan kedatangan jamaah terlebih dahulu,” sambungnya.

Persiapan hotel misalnya, kata Nasrullah, para petugas akan memastikan bahwa sebelum jamaah datang, semuanya sudah dalam keadaan siap huni. Fasilitas lift berjalan dengan baik, tempat bersih, kasur juga siap pakai, air tersedia, termasuk penerangan dan lainnya harus dipastikan sudah siap.

Kerkait transportasi, pihaknya juga sudah cek ke perusahaan penyedia layanan Bus Shalawat untuk memastikan mereka betul-betul siap dan standby ketika jamaah datang.

“Layanan katering sangat krusial. Sebab, jamaah tahun ini mendapatkan tiga kali makan dan persoalan ini bukan sederhana. Petugas harus memastiakan penyedia layanan dapat menyajikan katering dalam jumlah besar dan terdistribusi dalam waktu yang tepat, di waktu pagi, siang, dan malam,” katanya.

(Qur'anul Hidayat)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement