Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamaah Haji Indonesia Diminta untuk Tidak Memaksakan Diri Salat di Masjidil Haram

Widya Michella , Jurnalis-Selasa, 21 Juni 2022 |15:44 WIB
Jamaah Haji Indonesia Diminta untuk Tidak Memaksakan Diri Salat di Masjidil Haram
Juru Bicara PPIH Akhmad Fauzin/Widya Michella
A
A
A

JAKARTA - Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin meminta para jamaah haji gelombang kedua untuk tidak memaksakan diri melakukan salat di Masjidil Haram.

Imbauan ini sebagai tindak lanjut atas 164 laporan kasus atau masalah yang ditangani PPIH sektor khusus Masjidil Haram yang mayoritas disebabkan jamaah mengalami kelelahan yang berlebih.

Sehingga mereka terpisah dari rombongan, sakit, dan bahkan tidak dapat melaksanakan ibadah sebagaimana mestinya.

"Pemerintah benar-benar menekankan akan pentingnya menjaga kesehatan agar pada waktunya wukuf nanti seluruh jamaah haji Indonesia dapat melaksanakan dengan sehat hikmat dan tertib,"kata Fauzin dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Selasa, (21/6/2022).

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah kata Fauzin telah menyediakan fasilitas ibadah atau musala di tempat akomodasi maktab atau hotel jamaah haji di wilayah Mekkah.

Dengan demikian jamaah diimbau untuk dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

"Jamaah tidak harus memaksakan diri untuk selalu salat di Masjidil Haram. Hal ini penting agar jamaah dapat menjaga waktu istirahat dengan cukup mengingat pelaksanaan wukuf masih lama,"tuturnya.

Sementara itu, Fauzin juga melaporkan sebanyak 4.038 orang telah tiba di Jeddah. Sehingga total jamaah yang telah diberangkatkan ke tanah suci sebanyak 51.987 orang.

"Data keberangkatan jamaah haji khusus yang telah tiba di Arab Saudi sebanyak 1234 orang,"ujarnya.

Kemudian untuk rencana keberangkatan haji gelombang kedua, Selasa 21 Juni 2022 jumlah jamaah dan petugas sebanyak 4.799 orang yang akan diterbangkan sebanyak 13 kelompok terbang dari 10 embarkasi.

Masing-masing dua kloter berangkat dari Embarkasi SUB atau Surabaya (900), Jakarta Bekasi/JKS (820) dan Embarkasi Solo/ SOC (720).

Sementara masing-masing satu kloter, berangkat dari Banjarmasin/BDJ (360), Batam/BTH (450), Aceh/BTJ (65), Medan/MES (393), Lombok/LOP (393), Makassar/UPG (360) dan JKG/Jakarta Pondok Gede (393).

Lalu jamaah sakit, kata Fauzin, tercatat ada sebanyak 108 orang, dengan rincian: 98 orang di rawat jalan dan 7 orang lagi dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 2 orang dirawat Rumah Sakit Annur, Mekah, Arab Saudi dan wafat sebanyak 7 orang.

(Natalia Bulan)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement