Share

5 Fakta Matahari Tepat di Atas Kakbah 15-16 Juli 2022: Waktu Berlangsungnya hingga Cek Arah Kiblat

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2022 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 614 2627887 5-fakta-matahari-tepat-di-atas-kakbah-15-16-juli-2022-waktu-berlangsungnya-hingga-cek-arah-kiblat-fqi6hBnJcq.jpg Ilustrasi matahari tepat di atas Kakbah saatnya mengecek arah kiblat. (Foto: SPA/Arabnews)

DILAPORKAN matahari akan tepat berada di atas Kakbah pada 15 dan 16 Juli 2022 Masehi. Umat Islam di dunia pun bisa memanfaatkannya dengan mengecek arah kiblat.

Di balik peristiwa penting matahari tepat di atas Kakbah tersebut, ternyata ada fakta-fakta menarik yang patut diketahui kaum Muslimin. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya, sebagaimana telah Okezone rangkum.

Baca juga: Masya Allah! Raja TikTok Khaby Lame Ternyata Penghafal Alquran, Ini Cerita Lengkapnya 

1. Dikenal dengan istilah Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat

Matahari melintas tepat di atas Kakbah pada 15 dan 16 Dzulhijjah 1443 Hijriah atau bertepatan 15 dan 16 Juli 2022 Masehi. Peristiwa ini dikenal dengan istilah Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat. Kaum Muslimin pun bisa memanfaatkannya dengan mengecek arah kiblat.

Ilustrasi matahari tepat di atas Kakbah. (Foto: Kemenag.go.id)

2. Waktu berlangsungnya matahari di atas Kakbah

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama Adib, dikutip dari Kemenag.go.id, mengatakan, "Peristiwa Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat akan terjadi pada pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA. Matahari melintas tepat di atas Kakbah sehingga bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus di mana saja akan mengarah lurus ke Kakbah."

Baca juga: 7 Hikmah Kurban di Hari Raya Idul Adha, Jadi Penolong di Akhirat Kelak! 

3. Teknik cek arah kiblat

Ia menambahkan, berdasarkan tinjauan astronomi/ilmu falak terdapat beberapa teknik yang bisa digunakan untuk memverifikasi arah kiblat. Di antaranya memakai kompas theodolite serta fenomena posisi matahari tepat di atas Kakbah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Di Indonesia Timur tidak mengalaminya

Adib menjelaskan, "Bagi umat Islam yang bertempat tinggal di wilayah waktu Indonesia Timur tidak mendapatkan peristiwa Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat karena matahari sudah terbenam sehingga tidak dapat menghasilkan bayang-bayang benda."

5. Cek kiblat sesuaikan bayang-bayang

Dia menambahkan, Kemenag mengimbau kaum Muslimin yang mempunyai pedoman arah kiblat dapat menyesuaikan dengan arah bayang-bayang benda tersebut.

"Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pedoman arah kiblat adalah pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau mengunakan Lot/Bandul, permukaan dasar harus datar dan rata serta jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG,RRI dan Telkom," pungkasnya.

Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini