Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspadai Kesehatan Jamaah Haji Gelombang II di Madinah, Diingatkan Kasus Kaki Melepuh

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 21 Juli 2022 |01:09 WIB
Waspadai Kesehatan Jamaah Haji Gelombang II di Madinah, Diingatkan Kasus Kaki Melepuh
Jamaah haji Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Antara)
A
A
A

MAKKAH - Jamaah haji Indonesia gelombang II mulai hari ini, Kamis (21/7/2022) diberangkatkan dari Makkah ke Madinah.

Jamaah berada di Madinah selama 8-9 hari untuk melaksanakan ibadah Arbain, yaitu sholat 40 waktu di Masjid Nabawi dan berziarah di Madinah.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Budi Sylvana mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan tetap mewaspadai faktor risiko pada jamaah haji, terlebih pada jamaah haji risiko tinggi (risti).

Untuk itu pihaknya menyiapkan berbagai upaya mitigasi untuk mengawal kondisi kesehatan jamaah haji gelombang kedua di Madinah.

 Baca juga: Hari Ini 1.932 Jamaah Haji RI Berangkat dari Makkah ke Madinah

“Fokus kami tetap pada upaya mengawal jamaah haji risti, tidak boleh lengah meskipun puncak hajian sudah selesai," ujar Budi, Rabu (20/7/2022).

Tercatat, hingga hari ke-47 operasional haji, sebanyak 64 jamaah meninggal dunia, didominasi oleh sakit jantung. Sementara posisi penyakit rawat jalan terbanyak didominasi oleh batuk pilek, dan di posisi kedua ditempati oleh hipertensi.

“Upaya promosi kesehatan akan kami gencarkan, dengan pesan pesan spesifik sampai upaya deteksi dini," ungkap Budi.

Upaya pelayanan kesehatan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah juga akan diprioritaskan bagi jamaah haji risti dengan mendekatkan pelayanan ke sektor.

Bertujuan memastikan jamaah haji risti tetap dalam keadaan terkontrol komorbidnya, melalui pemeriksaan rutin dengan dokter spesialis.

“Dokter spesialis di KKHI Madinah juga akan diturunkan ke sektor atau ke kloter untuk visitasi, agar jamaah haji risti dapat melakukan konsultasi," jelasnya

Sementara itu, Koordinator Promosi Kesehatan Arab Saudi, Edi Supriyatna menyatakan bahwa upaya edukasi kesehatan akan kembali fokus pada mencegah kelelahan dengan upaya istirahat terutama bagi jamaah haji yang risti, karena jamaah gelombang 2 sudah mulai mengalami kelelahan saat di Makkah pasca armuzna. Untuk itu jamaah haji tidak boleh memaksakan diri untuk melakukan aktivitas yang berlebihan tanpa melihat kondisi kesehatannya.

Gunakan juga Alat Pelindung Diri terutama saat beraktivitas di luar hotel. Gunakan payung, pakai masker, dan bawa alat semprot. Mengingat suhu rata rata di Madinah lebih panas dibandingkan dengan suhu di Makkah.

“Terutama, jangan sampai lupakan untuk menggunakan alas kaki saat keluar hotel Sehingga tidak terjadi kasus kaki melepuh,” ucap Edi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement