Share

Terungkap! Ini Makhluk yang Terakhir Dimatikan Allah Ta'ala saat Hari Kiamat

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 03 September 2022 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 02 621 2659766 terungkap-ini-makhluk-yang-terakhir-dimatikan-allah-ta-ala-saat-hari-kiamat-KzkYIgxbqm.jpg Ilustrasi makhluk terakhir dimatikan Allah Ta'ala saat hari kiamat. (Foto: Lifeforstock/Freepik)

HARI kiamat menyimpan banyak rahasia. Salah satunya terkait pertanyaan, siapa makhluk terakhir yang dimatikan Allah Subhanahu wa ta'ala saat hari kiamat kelak? Hal tersebut ternyata sudah dijelaskan dalam dalil-dalil Alquran dan hadis.

Seperti diketahui bahwa hari kiamat pasti terjadi, namun waktunya hanya Allah Subhanahu wa ta'ala yang mengetahui dan menentukannya. Tidak ada seorang pun yang tahu, begitu juga Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, meskipun sebagai kekasih Allah Ta'ala.

Baca juga: Sering Dengar Sholawat, Wanita Ini Dapat Hidayah Islam dan Mantap Ucap Syahadat

Sebagaimana Okezone himpun, ada tanda-tanda kiamat yang akan dialami oleh manusia, terkecuali mereka yang beriman kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Paling puncak saat pemusnahan seluruh makhluk di bumi maupun langit yaitu ditiupnya sangkakala. Sebagaimana disebutkan dalam Alquran Surat Az-Zumar Ayat 68:

وَنُفِخَ فِى الصُّوۡرِ فَصَعِقَ مَنۡ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنۡ فِى الۡاَرۡضِ اِلَّا مَنۡ شَآءَ اللّٰهُ ؕ ثُمَّ نُفِخَ فِيۡهِ اُخۡرٰى فَاِذَا هُمۡ قِيَامٌ يَّنۡظُرُوۡنَ

Wa nufikha fis Suuri fas'iqa man fis samaawaati wa man fil ardi illaa man shaa'al lahu summa nufikha fiihi ukhraa fa izaa hum qiyaamuny yanzuruun.

Artinya: "Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah)." (QS Az-Zumar: 68)

Baca juga: Viral Pedagang Asongan Menang Sambung Ayat Surat Al Kahfi, Ini Keutamaannya yang Sangat Besar! 

Dalam ayat tersebut menjelaskan tentang tiupan sangkakala yang seketika memusnahkan semua isi jagat raya hanya dalam sekejap. Tentunya tiupan terompet tersebut atas izin Allah Subhanahu wa ta'ala. Tidak hanya mematikan, juga berfungsi membangkitkan kembali seluruh makhluk.

Namun, ada yang menarik. Ketika sangkakala ditiupkan, semua akan musnah, kecuali makhluk-makhluk yang dikehendaki Allah Subhanahu wa ta'ala, yaitu di antaranya Malaikat Mikail, Malaikat Israfil, Malaikat Maut, dan Malaikat Penunggu Arsy.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Akan tetapi malaikat-malaikat itu pada akhirnya akan tetap mati. Namun ada satu yang tetap hidup hingga hari pembalasan itu tiba, yakni Malaikat Izrail. Ia menjadi makhluk ciptaan Allah yang terakhir hidup.

Sebagaimana dalam riwayat Muhammad bin Ka'ab dari Abu Hurairah berkata, "Kemudian Allah berfirman: 'Jibril, Mikail, Israfil, dan juga Hamalatul Arsy harus mati'."

Baca juga: Viral Kotak Amal Canggih Anti-Maling ala Jusuf Hamka, Netizen Takjub Melihatnya 

Kemudian Allah Subhanahu wa ta'ala bertanya kembali, "Hai Malaikat Maut (Izrail), siapakah yang masih tinggal dari makhluk-Ku?" Malaikat Izrail pun menjawab, "Engkau Dzat yang Hidup yang tidak akan mati, tinggal hamba-Mu yang lemah, Malaikat Maut." Jadi, Malaikat Izrail merupakan makhluk terakhir yang hidup saat hari Kiamat terjadi."

Lantas, Allah Subhanahu wa ta'ala kembali berseru, "Hai Malaikat Maut, tidakkah kau mendengar firman-Ku: "Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut (setiap yang bernyawa pasti mati). Aku jadikan ini untuk tugasmu itu, dan kini matilah engkau."

Baca juga: Berawal Menguji Kekuasaan Allah, Pria Ini Dapat Hidayah Islam dan Mantap Jadi Mualaf 

Setelah Izrail dicabut nyawanya oleh Allah Subhanahu wa ta'ala, lantas ia menjerit kesakitan karena memang benar-benar pedih. Padahal, ia adalah malaikat yang ditugaskan sebagai makhluk pencabut nyawa semua makhluk. Tanpa ampun, Izrail akan mencabut setiap nyawa setelah mendapatkan izin dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Lalu Malaikat Izrail berkata, "Andaikan aku mengetahui bahwa pencabutan ruh itu seberat ini niscaya aku akan lebih lembut saat mencabut ruh-ruh orang mukmin."

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini