ADA hari di mana Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam merasa begitu sedih. Momen itu pernah beliau ungkapkan kepada sang istri tercinta Aisyah.
Sebagaimana telah Okezone himpun, dijelaskan dalam kitab Shahih Bukhari volume 4 hadits nomor 3231, istri Rasululllah Shallallahu alaihi wassallam pernah bertanya mengenai hari yang lebih buruk ketimbang Perang Uhud. Ternyata ada hari tersebut menurut Rasulullah.
Baca juga: 6 Peninggalan Nabi hingga Sahabat yang Sangat Menakjubkan, Salah Satunya Ada di Indonesia
"Ya, itu adalah hari Aqabah di Thaif," jawab Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.
Hari yang dimaksud oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam adalah ketika beliau menyampaikan dakwah atau pesan Islam kepada penduduk Thaif. Bukannya mendapat sambutan baik, Rasulullah justru mengalami perlakuan kejam.

Mereka menimpuki Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dengan batu dan sama sekali mengabaikan pesannya. Tentunya mereka juga tidak mematuhi apa yang disampaikan Rasulullah.
Setelah kejadian tidak menyenangkan, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam berbaring dan menatap matahari. Saat itu juga datanglah gumpalan awan kelabu.
Baca juga: Kisah Jin Pertama Kali Dengar Bacaan Alquran dari Rasulullah saat Sholat Berjamaah
Rupanya Malaikat Jibril telah datang kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Dia menyampaikan bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala telah mengetahui perilaku buruk penduduk Thaif.
"Allah telah menyaksikan apa yang mereka lakukan kepadamu, dan bagaimana perlakuan mereka kepadamu. Jadi Allah telah mengutus malaikat penjaga gunung untuk membantumu," ujar Malaikat Jibril.