Share

Sejarah Masjid Jakarta Islamic Center yang Alami Kebakaran, Dibangun 3 Bagian Mengikuti Cara Rasulullah

Hantoro, Jurnalis · Kamis 20 Oktober 2022 09:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 20 614 2690758 sejarah-masjid-jakarta-islamic-center-yang-alami-kebakaran-dibangun-3-bagian-mengikuti-cara-rasulullah-MrEd5EoMie.jpg Ilustrasi sejarah Masjid Jakarta Islamic Center (JIC) yang dibangun mengikuti cara Rasulullah. (Foto: MNC Portal)

MUSIBAH kebakaran melanda bangunan Masjid Jakarta Islamic Center (JIC) di Koja, Jakarta Utara. Api paling besar membakar bagian kubah Masjid JIC. Atas izin Allah Subhanahu wa ta'ala, petugas pemadam kebakaran mampu memadamkan kebakaran ini.

Di luar dari musibah kebakaran ini, Masjid Jakarta Islamic Center (JIC) diketahui bukanlah masjid biasa. Masjid raya ini diketahui memiliki keistimewaan pada bangunan maupun sejarahnya.

Baca juga: Melihat Lebih Dekat Masjid Jakarta Islamic Center yang Mengalami Musibah Kebakaran 


Baca juga: Viral Pengurus Masjid Sediakan Teh Hangat dan Roti untuk Orang-Orang Meneduh Hujan, Netizen: Inspiring Banget! 

Masjid ini juga berfungsi sebagai Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta. Salah satu hal yang membuat masjid ini lebih istimewa adalah diaplikasikannya tiga konsep yang digunakan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam saat mengatur Kota Madinah.

Hal ini terlihat dari kompleks masjid yang memiliki tiga bangunan utama, yakni masjid berlantai tiga, gedung diklat berlantai tiga, serta gedung bisnis yang akan digunakan sebagai perkantoran, hotel dan convention.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Kepala Subdivisi Penyiaran Infokom Jakarta Islamic Center Paimun A Karim mengatakan masjid merupakan bangunan inti dari kompleks ini. Sementara dua bangunan lainnya sebagai sarana pelengkap aktivitas masjid.

"Kenapa tiga? Karena mengikuti cara Rasul membangun masyarakat Madinah, yaitu spiritual, sosial, dan ekonomi. Dari sisi spiritual adalah masjid, kemudian sosial untuk membantu masyarakat yang lemah, sedangkan ekonomi sebagai tempat aktivitas keniagaan," paparnya kepada Okezone di Masjid Raya Jakarta Islamic Center di Koja, Jakarta Utara.

Baca juga: Mengenal Masjid Al Qiblatain, Saksi Sejarah Perpindahan Arah Kiblat 

Masjid Jakarta Islamic Center (JIC). (Foto: Okezone)

Sedangkan untuk kata "Islamic Center" sendiri, Paimun mengatakan memiliki makna ganda, yakni pusat pengkajian Islam dan pusat aktivitas keislaman.

Selama bulan Ramadhan, masjid yang berdiri di atas lahan seluas 10,9 hektare ini akan menggelar berbagai kegiatan menarik.

Baca juga: Punya Bisnis Sukses, Pria Ini Pilih Jadi Marbot Masjid, Alasannya Bikin Takjub 

"Setiap tahun kami memang rutin mengadakan program unggulan. Termasuk talk show bersama Ustadz Felix Shiauw, pesantren kilat penulisan, dan ngabubur-movie," tukasnya.

Allahu a'lam bissawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini