6. Sedekah
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
يَمۡحَقُ اللّٰهُ الرِّبٰوا وَيُرۡبِى الصَّدَقٰتِؕ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ اَثِيۡمٍ
Yamhaqul laahur ribaa wa yurbis sadaqoot; wallaahu laa yuhibbu kulla kaffaarin asiim
Artinya: "Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa." (QS Al Baqarah: 276)
7. Memuliakan orangtua
Memuliakan orangtua juga dapat memperlancar rezeki. Misalnya dalam keseharian lebih memilih mendahulukan keperluan orangtua dibandingkan diri sendiri.
Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu meriwayatkan, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
«رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ»
Artinya: "Ridha Rabb tergantung ridha orangtua, dan murka Allah tergantung murka orangtua. (HR Tirmidzi dan Ibnu Hibban, dishahihkan Syekh Al Albani)
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)