Share

Modal Biji Gandum, Abu Nawas Bisa Ajari Keledai Membaca, Luar Biasa!

Fini Nola Rachmawati, Jurnalis · Jum'at 25 November 2022 06:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 330 2714105 modal-biji-gandum-abu-nawas-bisa-ajari-keledai-membaca-luar-biasa-tSbyq4QW13.jpg Ilustrasi cerita lucu Abu Nawas bisa ajari keledai membaca. (Foto: YouTube Humor Sufi Official)

SUATU hari Baginda Raja ingin kembali menguji kecerdasan Abu Nawas. Kali ini Raja menghadiahi Abu Nawas seekor keledai. Sudah tentu Abu Nawas menerimanya dengan senang hati. Lalu Raja memberi tugas kepada Abu Nawas.

"Hai Abu Nawas, ajari keledai itu membaca. Dalam dua minggu datanglah kembali kemari dan kita lihat hasilnya. Kalau kau berhasil maka keledai itu aku hadiahkan untukmu. Tapi kalau kau gagal akan aku hukum 3 bulan penjara," ujar Raja seperti dikutip dari kanal YouTube Humor Sufi Official.

BACA JUGA:Menang Sayembara Mengerikan, Abu Nawas Jadi Raja Kaya Raya di Negeri Seberang 

Wajah Abu Nawas yang tadinya ceria mendadak berubah menjadi murung. Ia ingin mengembalikan keledai pemberian sang raja, tapi itu tidak mungkin. Kalau dia menolak perintah Raja, tetap saja akan mendapat hukuman.

Akhirnya dengan terpaksa Abu Nawas menerima perintah tersebut. "Baiklah Baginda Yang Mulia, hamba akan coba mengajari keledai itu membaca," ucap Abu Nawas dengan nada kecewa. 

Info grafis sunah-sunah di hari Jumat. (Foto: Okezone)

Di sepanjang perjalanan pulang, Abu Nawas memikirkan kenapa Raja selalu memberinya tugas yang aneh-aneh. Dulu ditugasi mengajari lembu mengaji dan sekarang diperintahkan mengajari keledai membaca.

Semua orang pun tahu mana ada hewan bisa mengaji dan membaca. Di sisi lain, Raja sangat menikmati permainan ini. Baginya ini adalah hiburan yang menyenangkan, sebab dari permainan inilah Raja sering menemukan hal baru dan kelucuan dari Abu Nawas.

BACA JUGA:Geger! Abu Nawas Bangun Istana di Langit, Raja pun Kegirangan 

Setibanya di rumah, Abu Nawas terus memandangi keledai pemberian sang raja. "Bagaimana mungkin hewan bodoh ini bisa membaca diajari. Sampai kiamat pun tidak bakalan bisa," gumam Abu Nawas dalam hati.

Tidak berapa lama kemudian datanglah istri Abu Nawas pulang dari pasar. Di tas belanjaannya, Abu Nawas melihat ada biji gandum yang baru dibeli. Muncullah ide cemerlang dalam diri Abu Nawas. Ia pun tersenyum dan segera mengumpulkan biji-biji gandum tersebut. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Waktu yang ditentukan pun tiba, Abu Nawas datang menghadap Raja di istana dengan membawa keledainya.

"Bagaimana Abu Nawas, apakah engkau sudah mengajarinya membaca?" tanya Raja.

"Sudah Paduka Yang Mulia," jawab Abu Nawas.

Lalu Raja menyuruh petugas istana mengambilkan buku besar. Buku besar itu kemudian diletakkan di hadapan keledai dan Abu Nawas.

"Hai Abu Nawas, suruhlah keledai itu untuk membaca buku di hadapannya," perintah Raja dengan penuh penasaran.

Abu Nawas kemudian menepuk punggung keledai itu. Seolah mengerti dengan perintah Abu Nawas, keledai itu berjalan mendekati buku besar tersebut. Si keledai mulai membalik-balikkan halaman buku satu per satu dengan lidahnya dan itu dilakukannya terus-menerus sampai halaman terakhir.

Setelah itu si keledai menatap Abu Nawas seolah mengisyaratkan bahwa tugasnya telah selesai. "Paduka lihat sendiri kan keledai itu sudah membacanya sampai halaman terakhir," kata Abu Nawas

Dengan penuh keheranan, Raja bertanya kepada Abu Nawas, "Bagaimana caramu mengajarinya?"

"Ketika di rumah, hamba siapkan beberapa lembaran besar mirip buku dan hamba siapkan biji-biji gandum di dalamnya. keledai itu harus belajar membalik-balikkan halaman untuk bisa makan biji-biji gandum itu. Sampai ia terlatih betul untuk membalik-balik halaman buku dengan benar," jelas Abu Nawas.

Raja kembali bertanya, "Tapi bukankah keledai itu tidak tahu apa yang dilihatnya?"

"Memang demikianlah cara keledai membaca, hanya membalik-balikkan halaman tanpa mengerti isinya. Kalau kita membuka-buka buku tanpa mengerti isinya maka kita disebut setolol keledai bukan?" jawab Abu Nawas.

Raja pun tertawa dengan kecerdikan Abu Nawas. Kau memang pintar Abu Nawas. Silakan bawa pulang keledaimu dan ini aku kasih tambahan hadiah untukmu sekantong uang dirham," ucap Raja dengan puas.

Wallahu a'lam bisshawab

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini