Share

Waspada Takabur, Sifat Buruk yang Dibenci Allah Ta'ala

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 03 Desember 2022 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 03 330 2719763 waspada-takabur-sifat-buruk-yang-dibenci-allah-ta-ala-I40Lg685Il.jpg Ilustrasi bahaya sifat takabur. (Foto: Unsplash)

TAKABUR atau sombong merupakan salah satu sifat buruk yang dibenci Allah Subhanahu wa Ta'ala. Namun sayangnya sadar atau tidak, sifat ini ada dalam diri sebagian manusia. Terlebih lagi saat mendapatkan kesenangan, kadang membuat mereka menjadi lupa bersyukur.

"Ketika mendapat kesenangan atau kebahagiaan ada yang menjadi takabur, lupa kekuasaan Allah Yang Maha Membolak-balik Segala Keadaan," kata dai muda Ustadz Asroni Al Paroya saat dihubungi Okezone, Sabtu (3/12/2022).

BACA JUGA:Viral Suporter Asing Piala Dunia 2022 Qatar Kagum Suara Adzan Sampai Ingin Belajar Islam 

Adapun bahaya takabur sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

وَلَا تُصَعِّرۡ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمۡشِ فِى الۡاَرۡضِ مَرَحًا ؕ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخۡتَالٍ فَخُوۡرٍۚ

Artinya: "Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri." (QS Luqman: 18)

Di dalam tafsir ayat tersebut dijelaskan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala akan memalingkan wajah bagi seseorang yang memiliki sifat takabur. Hal ini pun dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

"Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah, tidak disucikan oleh-Nya, dan baginya azab yang pedih, (yaitu) orang yang sudah tua berzina, penguasa pendusta, dan orang miskin yang sombong." (HR Muslim)

BACA JUGA:Viral Burung Kasuari Ikut Dengar Khotbah Jumat, Netizen: Masya Allah Sangat Indah 

Lebih lanjut, bahaya lainnya adalah menjadi manusia yang hina karena sifat sombong dan takabur tersebut. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Surat Al A'raf Ayat 146:

سَاَصۡرِفُ عَنۡ اٰيٰتِىَ الَّذِيۡنَ يَتَكَبَّرُوۡنَ فِى الۡاَرۡضِ بِغَيۡرِ الۡحَـقِّ ؕ وَاِنۡ يَّرَوۡا كُلَّ اٰيَةٍ لَّا يُؤۡمِنُوۡا بِهَا ۚ وَاِنۡ يَّرَوۡا سَبِيۡلَ الرُّشۡدِ لَا يَتَّخِذُوۡهُ سَبِيۡلًا ۚ وَّاِنۡ يَّرَوۡا سَبِيۡلَ الۡغَىِّ يَتَّخِذُوۡهُ سَبِيۡلًا ؕ ذٰ لِكَ بِاَنَّهُمۡ كَذَّبُوۡا بِاٰيٰتِنَا وَكَانُوۡا عَنۡهَا غٰفِلِيۡنَ

Artinya: "Akan Aku palingkan dari tanda-tanda (kekuasaan-Ku) orang-orang yang menyombongkan diri di bumi tanpa alasan yang benar. Walaupun mereka melihat setiap tanda (kekuasaan-Ku) mereka tetap tidak akan beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak (akan) menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka menempuhnya. Yang demikian adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lengah terhadapnya." 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Oleh karena itu, sebagai Muslim yang baik harus selalu berdoa setiap saat, tidak hanya ketika diberi kesenangan semata. Namun juga di waktu mendapat keberkahan, kemudahan, keselamatan, diampuni, dan dijauhkan dari dosa-dosa.

"Ada doa yang diajarkan oleh Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki Al Hasani sebagai salah doa lengkap agar diberi kemudahan dalam segala urusan dan diberi keberkahan dan kebaikan di dalam hidup oleh Allah," tuturnya.

Berikut ini doa meminta agar selalu diberi kebahagiaan dan keberkahan:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ يَوْمَنَا هَذَا يَوْماً مُبَارَكًا أَوَّلَهُ صَلَاحًا وَ أَوْسَطُهُ فَلاَحًا وَ آخِرُهُ نَجَاحاً وَ عَفْواً وَ عِتْقاً مِنَ النَّارِوَ اجْعَلِ اللَّهُمَّ لَناَ فِيْهِ يَا اللهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَ مِنْ كُلِّ ضِيْقٍ مَخْرَجًا وَ مِنْ كُلِّ فَاحِشَةٍ سِتْرًا وَ مِنْ كُلِّ عُسْرِ يُسْرًا وَ مِنْ كُلِّ بَلاَءٍ عَافِيَةً وَ اكْفِنَا يَا اللهُ مِنْ مُهِمَّاتِ الدَّارَيْنِ وَ اصْرِفْ عَنَّا شَرَّ اْلمَنْزِلَتَيْنِ وَ اغْفِرْ لَنَا وَ لِوَالِدِيْنَا وَ لِسَائِرِ اْلمُسْلِمِيْنَ

Allahummaj’al yaumana haza yauman mubarokan awwalahu sholahan wa ausathuhu falahan wa akhirohu najahan wa ‘afwan wa ‘itqon minan nari waj’alillahumma lana fihi ya allahu min kulli hammin farajan wa min kulli dhiqin makhrojan wa min kulli fahisyatin sitron wa min kulli ‘usrin yusron wa min kulli bala-in ‘afiyatan wakfina ya allahu min muhimmatid daroin washrif ‘anna syarrol manzilatain waghfir lana wa liwalidina wa lisa-iril muslimin.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah hari ini hari yang penuh berkah, permulaannya kesalihan, pertengahannya kemenangan, dan penghabisannya keberhasilan, ampunan dan kebebasan dari api neraka. Dan jadikanlah, Ya Allah, kelegaan bagi kami di dalamnya, wahai Allah, dari segala kesedihan, jalan keluar dari segala kesempitan, tirai penutup dari segala kekejian, kemudahan dari segala kesulitan, dan keselamatan dari segala bencana. Dan lindungilah kami, wahai Allah, dari segala keburukan dua rumah, dan palingkanlah kami dari keburukan dua tempat, ampunilah kami serta orang tua kami dan seluruh kaum Muslimin."

Wallahu a'lam bisshawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini