Share

5 Tugas Nabi Isa yang Turun ke Bumi Menjelang Hari Kiamat

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 18 Januari 2023 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 18 330 2748364 5-tugas-nabi-isa-yang-turun-ke-bumi-menjelang-hari-kiamat-yGrYSkPIZm.jpg Ilustrasi tugas Nabi Isa Alaihissallam yang turun ke bumi menjelang hari kiamat kelak. (Foto: Freepik)

MENJELANG hari kiamat, umat Islam meyakini bahwa salah satu tandanya adalah turunnya Nabi Isa Alaihissalam ke bumi. Ia datang dengan tujuan menyelamatkan umat manusia dari fitnah Dajjal yang akan menyesatkan nantinya.

Kelak Nabi Isa Alaihissallam akan meluruskan aliran-aliran yang menyesatkan serta menghancurkan manusia di hari kiamat kelak. Ketika beliau turun, keadaan bumi sedang semrawut, penuh kezaliman, sehingga Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutusnya untuk membawa kembali umat manusia ke jalan benar.

BACA JUGA:Mengenal Maryam Ibunda Nabi Isa, Sosok Suci Ahli Surga 

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَىٰ إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۖ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Artinya: "(Ingatlah) ketika Allah berfirman: 'Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya." (QS Ali Imran Ayat 55)

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda, "Sekelompok dari umatku akan tetap berperang dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat sehingga turunlah Isa bin Maryam. Maka, berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi): 'Kemarilah dan imamilah sholat kami.' Ia menjawab: 'Tidak. Sesungguhnya, sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada umat ini (umat Islam)'." (HR Muslim dan Ahmad)

Lalu apa saja tugas Nabi Isa Alaihissallam yang turun ke bumi menjelang hari kiamat kelak? Berikut ini penjelasannya, sebagaimana telah Okezone himpun:

BACA JUGA:Kisah Matinya Dajjal pada Akhir Zaman: Ditusuk oleh Nabi Isa dengan Tombak Emas hingga Meleleh 

1. Menjadi hakim yang adil

Saat turun ke bumi, Nabi Isa Alaihissallam akan bertugas menjadi hakim yang adil. Meluruskan segala kesesatan hingga menyelamatkan umat dari kezaliman yang akan membuat sengsara di akhirat kelak.

Hal ini sebagaimana dijelaskan Imam An-Nawawi dalam kitab "Syarah Muslim", dan Ibnu Hajar dalam "Fathul Bari":

"Yakni, beliau turun sebagai hakim dengan (hukum) syariat ini, bukan turun sebagai nabi yang membawa risalah tersendiri atau syariat yang menghapus (syariat Nabi Muhamad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, pen). Bahkan beliau adalah salah seorang hakim di antara hakim-hakim umat ini." 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

2. Menghapus jizyah 

Tugas Nabi Isa Alaihissallam selanjutnya adalah menghapus jizyah, yaitu upeti atau pajak per kapita yang diberikan oleh penduduk non-Muslim pada suatu negara di bawah peraturan Islam. Adanya jizyah itu, maka non-Muslim dibolehkan tinggal di daerahnya dengan damai.

Lantas dengan turunnya Nabi Isa Alaihissallam, maka nantinya tidak akan ada lagi beban tersebut yang diberikan umat Islam. Imam An-Nawawi rahimahullah mengatakan:

"Makna yang benar adalah bahwa beliau (Nabi Isa) tidak akan menerima jizyah, tidak akan menerima apa pun dari orang kafir kecuali Islam. Adapun orang kafir yang tetap ingin membayar jizyah, mereka tidak akan dilindungi. Bahkan, beliau hanya mau menerima keislaman (orang kafir). Jika enggan, ia akan dibunuh. Demikian yang dikatakan oleh Abu Sulaiman al-Khaththabi rahimahullah dan para ulama selain beliau." (Lihat kitab Syarh An-Nawawi, 2/367)

3. Menghancurkan simbol non-Muslim

Menjelang hari kiamat nanti Nabi Isa Alaihissallam juga bertugas menghancurkan simbol non-Muslim. Diketahui bahwa ada benda yang selama ini diyakini oleh orang-orang non-Muslim sebagai simbol kepercayaan dan menggambarkan tentang sosok yang sebenarnya bukanlah Tuhan, melainkan nabi yang diutus oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. (Lihat kitab Fathul Bari, 6/491)

4. Membunuh babi 

Sebagaimana dijelaskan Imam An-Nawawi rahimahullah bahwa tugas Nabi Isa Alaihissallam turun ke bumi saat hari kiamat nanti yaitu membunuh babi. Hewan satu ini salah satu yang diharamkan dalam Islam, khususnya adanya larangan dikonsumsi.

"Pada lafadz hadits ini terdapat dalil bagi mazhab kami (Mazhab Asy-Syafi’i) dan mazhab mayoritas para ulama, yaitu apabila kita menemukan babi di sebuah negeri yang dilanda perang atau negeri yang aman dan kita mampu membunuhnya, hendaknya kita membunuhnya." (Syarh An-Nawawi, 2/367)

5. Mengajak manusia masuk Islam 

Tugas Nabi Isa Alaihissallam yang lainnya adalah mengajak seluruh umat manusia masuk Islam. Maka dengan begitu, mereka terselamtakan dan terhindar dari fitnah Dajjal.

Dalam hadits dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Tidak ada seorang nabi pun antara aku dan dia (Nabi Isa). Dia pasti akan turun. Jika kamu melihatnya, kenalilah ciri-cirinya. (Beliau adalah) seorang lelaki yang berperawakan sedang, berkulit kemerahan, mengenakan dua helai pakaian berwarna agak kuning, dan kepalanya (rambut) yang seakan meneteskan air, padahal tidak basah.

Kemudian dia akan memerangi manusia hingga mereka masuk Islam, menghancurkan salib, membunuh babi, dan menghapus jizyah. Pada masanya, Allah akan menghancurkan seluruh agama selain Islam. Dia akan membunuh Al-Masih Ad-Dajjal, lalu tinggal di bumi selama 40 tahun. Setelah itu beliau wafat dan disholati oleh kaum Muslimin."

(HR Ahmad, Abu Dawud nomor 4324, dan Ibnu Hibban. Hadits ini dinyatakan sahih oleh Ibnu Hajar rahimahullah dalam Fathul Bari, 6/493; dan Syekh Al Albani rahimahullah dalam Ash-Shahihah nomor 2182)

Wallahu a'lam bishawab

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini