HIDAYAH bisa datang kepada siapa saja, sekalipun kepada orang yang sebelumnya memandang Islam hanya sebelah mata. Salah satunya adalah Dewa Putu Adhi, personel band, produser musik, asal Bali. Gitaris penuh tato ini mantap menjadi mualaf karena rasa kagumnya terhadap Islam.
Alasan Dewa menjadi seorang Muslim karena mengetahui bahwa ajaran Islam sangat benar. Selain itu, rasa haus akan pengetahuan tentang Islam membuat dirinya terus belajar, karena keingintahuannya memperdalam agama sangat kuat.
BACA JUGA:Sempat Murtad, Pemuda Ganteng Ini Balik ke Islam Usai Temukan Konsep Ketuhanan

BACA JUGA:Pendeta Katolik Terkemuka AS Putuskan Memeluk Islam, Ternyata Ini Alasannya
"Bahkan, beberapa riwayat pun menyampaikan bahwa sekalipun umur kita 10 juta tahun, itu enggak akan cukup mempelajari ilmu-ilmu Islam," kata Dewa dalam kanal YouTube Rukun Indonesia.
Ketika masih kuliah dan aktif di band, di dalam hatinya selalu bertanya mengapa harus Islam. Sebab selama ini agama tersebut selalu dikaitkan dengan terorisme, sehingga membuat Dewa bertanya-tanya apakah benar Islam seburuk itu.
Setelah mempelajarinya lebih dalam, Dewa pun yakin dan memantapkan dirinya mengucap dua kalimat syahadat. Ia mengaku untuk mendalami serta meyakinkan diri butuh waktu lima tahun lamanya.
Dewa mengatakan bahwa Islam adalah agama yang mudah. Kemudian segala sesuatu yang dikerjakan, mulai bangun tidur, berjalan, bekerja, hingga senyum pun termasuk ibadah.
"Ini Islam luar biasa. Masya Allah," ungkap Dewa.
Lebih lanjut dia menerangkan, dengan berdakwah maka mengajak semua orang menjalankan kebaikan. Sehingga, dirinya makin kagum dan haus akan belajar ilmu tentang Islam hingga akhir hayatnya.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)