Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamaah Haji Lansia Diminta Jaga Kondisi, Jangan Memburu Sunah tapi Mengorbankan yang Wajib

Maruf El Rumi , Jurnalis-Senin, 29 Mei 2023 |14:42 WIB
Jamaah Haji Lansia Diminta Jaga Kondisi, Jangan Memburu Sunah tapi Mengorbankan yang Wajib
Jamaah Haji Lansia Diminta Jaga Kondisi (Foto: Dani Jumadil Akhir)
A
A
A

MADINAH - Edukasi terhadap jamaah haji Indonesia terutama lansia gencar dilakukan. Tamu Allah atau Dhuyufurrahman atau diminta memperhatikan kesehatan. Tidak perlu memaksakan diri jika kondisinya tidak memungkinan karena rangkaian pelaksanaan haji masih panjang.

Termasuk memilih dan memilah dalam pelaksanaan ibadah selama berada di Madinah. "Semua itu harus menyesuaikan kemampuan masing-masing. Karena lansia ada yang mandiri ada yang tidak, maka sesuaikan kondisi, jangan memaksakan," kata Petugas Bimbingan Ibadah Sektor 1 KH Aminudin Sanwar kepada Media Center Haji (MCH) 2023.

Petugas Haji 

Di Madinah ada sejumlah ibadah yang sifatnya sunnah. Misalnya, ziarah maqbarah Rasulullah SAW, ziarah ke makam Baqi, ibadah arbain atau shalat 40 waktu berjamaah di masjid Nabawi, ziarah ke masjid Quba, masjid Qiblatain dan masjid Khandaq, lalu, ada ziarah ke Jabal Uhud.

Rangkaian di Madinah diakhiri dengan melakukan niat dan ihram di Bir Ali. Kyai Aminudin menjelaskan, Allah selalu memberikan jalan keluar. Ini baru awal dan sunah. Masih ada yang rangkaian yang wajib di Makkah sehingga jemaah harus menjaga kesehatan.

"Jangan sampai memburu sunah tapi mengabaikan atau mengorbankan yang wajib. Serahkan kepada Allah yang memiliki sifat rahman dan rahim. Jalankan sesuai kemampuan, kalau memang nggak mampu jangan dipaksakan," tambahnya.

 Tips Sehat

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement