Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Membangun Solidaritas dan Semangat Saling Bantu Antarjemaah Haji dari Tingkat Kloter

Membangun Solidaritas dan Semangat Saling Bantu Antarjemaah Haji dari Tingkat Kloter
Ilustrasi/Foto: MCH
A
A
A

 

MADINAH - Tingginya jumlah jemaah lansia menjadi tantangan dari seluruh stake holder penyelenggaran haji Indonesia tahun 2023. Tantangan terutama di tingkatan yang bersentuhan langsung dengan jemaah, yaitu ketua rombongan dan ketua kloter. Mereka bisa dikatakan pihak yang terlihat dalam aktivitas harian jemaah lansia.

Cara komunikasi dalam interaksi sehari-sehari juga menjadi penting untuk menjaga kondisi kelompok. "Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada masalah dengan kloter kami. Sesama jemaah saling membantu," kata Deni Swandi dari Kloter 06 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS).

 BACA JUGA:

Dikatakan Deni, Kloter JKS 06 sebagian besar merupakan jemaah lansia. Dari 397 jemaah haji, 183 di antaranya adalah lansia atau sekitar 62% dari total keseluruhan jemaah. Angka ini, lanjut Deni, jauh lebih tinggi dari prediksi sebelumnya yang berkisar 30%.

Awalnya, sesaat keberangkatan ada empat jemaah menggunakan kursi roda. Tapi, saat mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis berkurang menjadi dua jemaah.

 BACA JUGA:

"Dan sekarang, jemaah yang awalnya menggunakan kursi roda mulai belajar berjalan dengan bantuan tongkat atau dipegangi sesama jemaah. Pelan pelan mereka berangkat bersama ke Masjid. Jadi sekarang tidak ada yang menggunakan kursi roda," tambah Deni.

Perubahan tersebut tidak lepas dari motivasi yang disampaikan kepada jemaah lansia, agar mereka kuat, lebih sehat karena sekarang berada di Tanah Haram. Karena keinginan kuat dari jemaah dan dukungan jemaah lain, yang awalnya menggunakan kursi roda, mulai berani jalan pelan-pelan.

Diakui Deni, dukungan dari teman kelompok juga sangat penting. Hubungan yang dibangun saat pelaksanaan bimbingan cukup membantu ke dekatan sesama jemaah. Selain itu, keluarga dari lansia juga menitipkan orang tuannya ke teman satu kelompok.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement