Setelah serangkaian kejadian dialami, akhirnya Tegar mantap memiluh untuk menjadi mualaf. Hingga akhirnya seluruh keluarganya tahu kalau ia sudah masuk Islam.
Reaksi yang diperlihatkan oleh keluarganya ternyata di luar perkiraannya. Ibunya ternyata bisa menerimanya, karena keluarga Tegar mempersilakan dirinya menempuh jalannya sendiri.
Untuk memperdalam agama, Tegar memilih masuk pesantren, karena selama ini tidak ada guru yang bisa membimbingnya. Sementara seluruh keluarganya adalah non-Muslim.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)