JEJAK NABI Muhammad Shallallahu alaihi wassallam di Kota Makkah menjadi gambaran besar akan keistimewaan agama Islam.
Kota Makkah pun menyimpan berbagai kisah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam saat diutus ke bumi, baik ketika berdakwah, berdagang, berkeluarga, hingga bersahabat serta berkerabat.

Seperti dalam tayangan video yang diunggah akun Instagram @teladan.rasul. Memperlihatkan salah satu jendela yang terdapat di samping makam Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.
Dalam buku Siyar A'lam An-Nubala meriwayatkan bahwa rumah istri-istri Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam berdekatan. Sehingga ketika Umar bin Khattab menjadi Amirul Mukmin, ia menggagas perluasan area Masjid Nabawi di Kota Madinah.
Perluasan ini dilakukan sebagai pelayanan kepada jamaah agar lebih leluasa dan dapat berjalan kaki dengan tenang kala ingin menyampaikan salam kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.
Ternyata perluasan ini memakan rumah Hafshah Radhiyallahu anha. Umar bin Khattab pun merayu saudara sekaligus istri Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam tersebut untuk merelakan rumahnya.
Rumah yang penuh kenangan bersama Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam ini pun direlakan oleh Hafshah dengan kompensasi dirinya diganti tinggal di rumah Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya.
Usaha Umar bin Khattab pun membuahkan hasil. Ia dapat memperluas pembangunan Masjid Nabawi. Uniknya, ada satu syarat dari Hafshah yaitu jendela di rumah itu tetap dibuka setiap hari.
Sebagai janji dan penghormatan kepada Hafshah, kini selama 1.400 tahun jendela itu tidak pernah ditutup.
Dari kisah ini membuktikan ketulusan cinta dari Hafshah Radhiyallahu anha kepada sang suami Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)