MAKKAH - Jamaah haji Indonesia telah memulai kepulangan ke Tanah Air setelah menjalankan puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).
Sebanyak 18 kloter telah terbang ke Indonesia dari bandara King Abdul Aziz, Jeddah pada Selasa (4/7) dini hari waktu Arab Saudi. Termasuk kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Batam (BTH 01)
BACA JUGA:
Kepulangan Kloter BTH 01 dilepas langsung Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sebelum perjalanan dari Makkah ke Jeddah. Menteri yang biasa disapa Gus Men tersebut menyampaikan permohonan maaf apabila selama memberikan pelayanan kepada jamaah yang pastinya ada kekurangan di sana-sini.
"Saya mohon ikhlas dari bapak ibu sekalian memaafkan kami, memaafkan petugas-petugas kami atas segala kesalahan yang kami lakukan baik itu sengaja maupun tidak kepada bapak ibu sekalian," kata Menag di Makkah, Senin (3/7/2023).
BACA JUGA:
Selain itu, Menag menitip salam kepada seluruh sanak keluarga di Tanah Air, salam hormat, salam takzim dan InsyaAllah selalu siap memberikan pelayanan kepada bapak ibu sekalian siap jika tahun ke depan berangkat lagi ke Tanah Suci bersama keluarga.

Dalam kesempatan sama, Menag meminta doa agar petugas yang masih melayani para jamaah haji di Tanah Suci diberikan kekuatan kesabaran dan istiqomah dalam memberikan pelayanan. "Tentu kami mendoakan bapak ibu sekalian pulang kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur. Terima kasih selamat jalan maasalamah fi amanillah sampai jumpa di Tanah Air," ujar Menag.
Fase pemulangan jamaah haji Indonesia yang diberangkatkan pada gelombang pertama, dimulai Senin (3/7) malam, dengan penerbangan dimulai Selasa (4/7) dini hari. Sementara jamaah haji yang berangkat pada gelombang kedua akan menuju Madinah terlebih dahulu mulai 10 Juli 2023.
Mereka akan berada di Madinah sekitar delapan atau sembilan hari. Jamaah yang di Madinah akan mendapatkan kesempatan melakukan ibadah sunnah arbain sholat 40 waktu di Masjid Nabawi dan melakukan ziarah ke Raudhah ke makam Nabi Muhammad SAW. Proses pemulangan mereka dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah akan berlangsung dari 19 Juli – 2 Agustus 2023.

(Dani Jumadil Akhir)