Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berapa Frekuensi Hubungan Suami Istri Berdasarkan Usia? Ini Kata Ustadz dr Raehanul Bahraen

Syifa Fauziah , Jurnalis-Selasa, 25 Juli 2023 |01:25 WIB
Berapa Frekuensi Hubungan Suami Istri Berdasarkan Usia? Ini Kata Ustadz dr Raehanul Bahraen
Ilustrasi frekuensi hubungan suami istri berdasarkan usia. (Foto: Unsplash)
A
A
A

SETIAP pasangan yang sudah menikah, melakukan hubungan suami istri merupakan suatu kewajiban dan kebutuhan. Pasangan wajib memberi nafkah lahir dan batin sebagai kunci keharmonisan rumah tangga. 

Ternyata secara medis ada panduan frekuensi normal berhubungan suami istri berdasarkan usia. Hal itu sebagaimana dijelaskan dai muda sekaligus dokter spesialis patologi klinik yakni Ustadz dr Raehanul Bahraen M.Sc Sp.PK.

Ustadz dr Raehanul Bahraen M.Sc Sp.PK menjelaskan frekuensi hubungan suami istri berdasarkan usia. (Foto: Instagram @muslimafiyahcom)

Ia mengatakan, untuk usia usia 20 sampai 30 tahun, bisa berhubungan suami istri 1 kali dalam 1 hari. kemudian usia 30 sampai 40 tahun, 3 hingga 4 kali dalam sepekan.

"Usia 40 sampai 50 tahun, 1 sampai 2 kali dalam sepekan; dan usia 50 sampai 60 tahun, 1 kali dalam sepekan alhamdulillah sudah bagus," ujar Ustadz dr Raehanul Bahraen, seperti dikutip dari kanal YouTube Video Muslim TV, Selasa (25/7/2023). 

Ia menerangkan, seiring bertambahnya usia, seseorang akan mengalami kekuatan otot dan tulang yang berkurang.

"Memang hormon yang memancing libido laki-laki testosteron dan perempuan estrogen progesteron itu berkurang. Apalagi usia 60 ke atas, berkurang, karena ada penurunan libido," jelasnya.

Menurut Ustadz dr Raehanul Bahraen, kebanyakan perempuan yang lebih dulu mengalami penurunan hasrat melakukan hubungan suami istri. Apalagi bagi para perempuan yang sudah memasuki usia menopause.

"Kalau sudah menopause bisa jadi keinginan benar-benar berkurang jauh. Karena secara hormon berkurang jauh, sel telur sudah tidak aktif lagi. Jadi benar-benar sampai ada yang enggak mikirin itu lagi, lebih mikirin anak," tuturnya. 

Lebih lanjut Ustadz dr Raehanul Bahraen mengatakan beberapa perempuan yang sudah menopause bahkan sama sekali sudah tidak ada keinginan melakukan hubungan suami istri.

"Gejala menopause, vagina kering, sehingga saat berhubungan sudah tidak terasa lagi, justru jadi sakit sampai trauma. Sehingga, perempuan menopause usia 50 ada yang tidak ada keinginan sama sekali. Ada faktor sakit dan trauma," pungkasnya.

Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement