Berbeda dengan istrinya, Helmi menceritakan bahwa tekadnya mendaftar haji dimulai sejak ia sering melaksanakan sholat berjamaah di mushola dekat tempat tinggalnya.
"Di mushola kami itu kan ada gambar Kakbah, jadi setiap mau sholat saya selalu ngomong sendiri (sambil melihat gambar Kakbah), 'Ya Allah, kapan ya aku ke rumah-Mu, ya Allah?' Itulah niat saya," ungkap Helmi dengan mata berkaca-kaca.
Berdasarkan keterangan dari Kantor Kementerian Agama Kota Palembang, Helmi dan Maria diperkirakan akan berangkat 15 tahun lagi. Pasangan suami istri ini pun siap menunggu dan meyakini pemerintah akan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Indonesia setiap tahunnya.
Semoga optimisme dan niat tulus yang dimiliki Helmi dan Maria dapat memberikan cahaya penyemangat yang selalu hidup di dalam hati jutaan jamaah haji Indonesia yang juga masih berada dalam daftar tunggu. Aamiin Allahumma aamiin.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)