KENAPA Rasulullah tidak menyukai cicak? Cicak sendiri disebutkan sebagai hewan fasik. Siapa yang membunuh cicak ternyata bisa meraih pahala.
Dilansir Rumaysho.com, dijelaskan bahwa hewan yang digolongkan hewan fasik dan juga diperintahkan untuk dibunuh adalah cicak atau tokek. Hal ini berdasarkan hadits Sa'ad bin Abi Waqqosh, beliau mengatakan:
أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَ بِقَتْلِ الْوَزَغِ وَسَمَّاهُ فُوَيْسِقًا.
"Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan untuk membunuh tokek, beliau menyebut hewan ini dengan hewan yang fasik." (HR Muslim nomor 2238).

Imam An-Nawawi membawakan hadits ini dalam kitab Shahih Muslim dengan judul bab "Dianjurkannya Membunuh Cicak".
Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَتَلَ وَزَغًا فِى أَوَّلِ ضَرْبَةٍ كُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَفِى الثَّانِيَةِ دُونَ ذَلِكَ وَفِى الثَّالِثَةِ دُونَ ذَلِكَ
"Barang siapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala 100 kebaikan, dan barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Dan barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua." (HR Muslim nomor 2240)
Dari Ummu Syarik radhiyallahu 'anha, ia berkata:
عَنْ أُمِّ شَرِيكٍ – رضى الله عنها أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – أَمَرَ بِقَتْلِ الْوَزَغِ وَقَالَ « كَانَ يَنْفُخُ عَلَى إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ »
"Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan untuk membunuh cicak. Beliau bersabda, 'Dahulu cicak ikut membantu meniup api (untuk membakar) Ibrahim 'Alaihis salam'." (HR Bukhari nomor 3359)
Imam Nawawi mengatakan, dalam satu riwayat disebutkan bahwa membunuh cicak akan mendapatkan 100 kebaikan. Dalam riwayat lain disebutkan 70 kebaikan.
Kesimpulan dari Imam Nawawi, makin besar kebaikan atau pahala dilihat dari niat dan keikhlasan, juga dilihat dari makin sempurna atau kurang keadaannya. Seratus kebaikan yang disebut adalah jika sempurna, 70 jika niatannya untuk selain Allah. (Lihat kitab Syarh Shahih Muslim, 14: 210–211)
Itulah jawaban dari pertanyaan: Kenapa Rasulullah tidak menyukai cicak? Allahu a'lam.
(Hantoro)