Hal itu sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah bersabda:
"Seseorang datang kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?' Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu.' Orang tersebut kembali bertanya, 'Kemudian siapa lagi?' Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu.' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Kemudian ayahmu'." (HR Bukhari dan Muslim nomor 5971)
Tidak hanya itu, surga pun berada di bawah telapak kaki ibu. Doa ibu sangat makbul untuk diijabah oleh Allah Subhana wa Ta'ala.
Maka itu, momentum Hari Ibu merupakan sarana melakukan refleksi terhadap bakti anak terhadap ibu dan juga kewajiban terhadap anak dalam mendidik dan membesarkannya sampai dewasa.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)