Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Penyebab Tidak Terkabulnya Doa, Salah Satunya Terkait Makanan yang Dikonsumsi

Hantoro , Jurnalis-Selasa, 13 Agustus 2024 |10:01 WIB
7 Penyebab Tidak Terkabulnya Doa, Salah Satunya Terkait Makanan yang Dikonsumsi
Ilustrasi penyebab tidak terkabulnya doa. (Foto: Okezone/Arif Julianto)
A
A
A

TERUNGKAP 7 penghalang penyebab tidak terkabulnya doa. Setiap Muslim membutuhkan doa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena hanya Allah Ta'ala yang memiliki kekuasaan mengabulkannya.

Tapi tahukah, ternyata ada penyebab-penyebab doa belum terkabulkan. Sejumlah hal itu wajib dihindari kaum Muslimin. 

Berikut ini beberapa penghalang terkabulnya doa, sebagaimana telah Okezone himpun: 

1. Memakan harta haram

Dikutip dari Muslim.or.id, Ustadz Muhammad Saifuddin Hakim PhD mengungkapkan penghalang terbesar terkabulnya doa adalah memakan harta atau barang haram.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu:

ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ، يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ، يَا رَبِّ، يَا رَبِّ، وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ، وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ، وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ، وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ، فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ؟

Artinya: "Kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wassallam menceritakan tentang seorang lelaki yang telah menempuh perjalanan jauh, sehingga rambutnya menjadi kusut dan berdebu. Orang itu mengangkat kedua tangannya ke langit dan berdoa, 'Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.' Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dari yang haram, maka bagaimanakah Allah akan mengabulkan doanya." (HR Muslim nomor 1015) 

Info grafis waktu mustajab berdoa. (Foto: Okezone)

2. Hati yang masih lalai

Hati yang masih lalai dan berpaling ketika berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala juga bisa jadi penyebab belum terkabulnya doa. Berdoa kepada Allah Ta'ala harus dengan sepenuh hati menghadirkan hatinya untuk benar-benar dikabulkan oleh Allah Ta'ala.

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wassallam bersabda:

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ

Artinya: "Berdoalah kepada Allah dengan keyakinan bahwa doa tersebut akan dikabulkan. Dan ketahuilah, sesungguhnya Allah Ta'ala tidaklah mengabulkan doa dari hati yang lalai dan berpaling." (HR Tirmidzi nomor 3488 dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak 1/493) 

3. Makanan, minuman, atau pakaian haram

Dikutip dari Rumaysho.com, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc menjelaskan bahwa makanan, minuman, atau pakaian yang haram akan membuat tidak terkabulkannya doa seorang Muslim. Hal itu sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassallam:

الحَدِيْثُ العَاشِرُ

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ اللهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّباً، وَإِنَّ اللهَ أَمَرَ المُؤْمِنِيْنَ بِمَا أَمَرَ بِهِ المُرْسَلِيْنَ فَقَالَ {يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوْا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا} وَقَالَ تَعَالَى {يَا أَيُّهَا الذِّيْنَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ} ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيْلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ: يَا رَبِّ يَا رَبِّ، وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ ومشربه حرام وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لَهُ.رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Artinya: Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata, "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Sesungguhnya Allah Ta'ala itu baik (thayyib), tidak menerima kecuali yang baik (thayyib). Dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada kaum mukminin seperti apa yang diperintahkan kepada para Rasul. Allah Ta'ala berfirman, 'Wahai para rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal shalih.' (QS Al Mu'minun: 51). Dan Allah Ta'ala berfirman, 'Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu.' (QS Al-Baqarah: 172). Kemudian Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutkan seseorang yang lama bepergian; rambutnya kusut, berdebu, dan menengadahkan kedua tangannya ke langit, lantas berkata, 'Wahai Rabbku, wahai Rabbku.' Padahal makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia dikenyangkan dari yang haram, bagaimana mungkin doanya bisa terkabul." (HR Muslim nomor 1015)

4. Tergesa-gesa berdoa

Salah satu sebab doa tidak terkabul adalah karena terlalu tergesa-gesa. Ibnu Majah dalam kitab Sunan-nya meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ لَمْ يَسْأَلِ اللَّهَ يَغْضَبْ عَلَيْهِ

Artinya: "Barang siapa yang tidak meminta kepada Allah, niscaya Allah akan murka kepadanya." (HR Ibnu Majah nomor 3827; Tirmidzi: 3370; Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad: 658; Ahmad, 2:442, 477; Al-Hakim, 1:491; Al-Baihaqi dalam Ad-Da'awaat Al-Kabiroh: 22) 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement