Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Penyebab Tidak Terkabulnya Doa, Salah Satunya Terkait Makanan yang Dikonsumsi

Hantoro , Jurnalis-Selasa, 13 Agustus 2024 |10:01 WIB
7 Penyebab Tidak Terkabulnya Doa, Salah Satunya Terkait Makanan yang Dikonsumsi
Ilustrasi penyebab tidak terkabulnya doa. (Foto: Okezone/Arif Julianto)
A
A
A

5. Melakukan maksiat

Banyak kewajiban terhadap Allah Subhanahu wa Ta'ala yang diabaikan atau melakukan maksiat juga menjadi penyebab doa tidak terkabul. Di antara kewajiban tersebut adalah amar ma'ruf dan nahi munkar.

Hal itu ditandaskan oleh riwayat Hudzaifah. Disampaikannya bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassallam bersabda:

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَأْمُرُنَّ بِالمَعْرُوفِ وَلَتَنْهَوُنَّ عَنِ الْمُنْكَرِ أَوْ لَيُوشِكَنَّ اللَّهُ أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عِقَابًا مِنْهُ ثُمَّ تَدْعُونَهُ فَلاَ يُسْتَجَابُ لَكُمْ

Artinya: "Demi Dzat yang menggenggam jiwaku, perintahlah yang makruf oleh kalian dan cegahlah yang munkar, atau Allah nyaris menurunkan siksaan kepada kalian karenanya (tidak amar makruf dan tidak nahyi munkar), sehingga kalian berdoa tidak dikabulkan." (HR At-Tirmidzi)

6. Doanya mengandung dosa

Doa yang dipanjatkan mengandung dosa bisa jadi penyebab tidak dikabulkan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Hal ini diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam melalui hadits Abu Sa'id:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو اللَّهَ بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيْهَا إثمٌ، وَلَا قَطِيْعَةُ رَحِمٍ إِلَّا اسْتَجَابَ لَهُ فَهُوَ مِنْ دَعْوَتِهِ عَلَى إِحْدَى ثَلَاثٍ: إِمَّا أَنْ يُعَجَّلَ لَهُ فِي الدُّنْيَا ، وَإِمَّا أَنْ تُدَّخَرَ (يُؤَخَّرَ) فِي الْآخِرَةِ ، وَإِمَّا أَنْ يُدْفَعَ عَنْهُ مِنَ الْبَلَاءِ مِثْلُهَا

Artinya: "Tidaklah seorang Muslim berdoa kepada Allah dengan suatu doa yang tidak mengandung dosa dan pemutusan silaturahim kecuali Dia akan mengabulkannya. Namun, posisi dia terhadap doanya tak terlepas dari tiga keadaan, baik doanya disegerakan pengabulannya di dunia, disimpan atau diakhirkan di akhirat, atau dipakai untuk menolak petaka yang akan menimpanya." (HR Ath-Thabrani)

7. Putus asa berdoa

Dilansir laman Konsultasi Syariah, Ustadz Ammi Nur Baits ST BA mengungkapkan bahwa putus asa dalam berdoa bisa jadi penyebab doa-doa belum terkabul.

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

يُسْتَجَابُ لأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ يَقُولُ دَعَوْتُ فَلَمْ يُسْتَجَبْ لِى

Artinya: "Doa kalian akan dikabulkan selama tidak tergesa-gesa. Dia mengatakan, 'Saya telah lama berdoa, tetapi tidak kunjung dikabulkan'." (HR Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat Imam Muslim, beliau bersabda:

لا يَزَالُ يُسْتَجابُ لِلْعَبْدِ مَا لَمْ يَدْعُ بإثم أو قَطِيعَةِ رَحِمٍ ما لم يستعجلْ ، قيل : يا رَسول الله ، ما الاستعجال ؟ قال : يقول : قد دعوتُ ، وقد دَعَوتُ فلم أرَ يستجيب لي ، فَيَسْتَحْسِرُ عند ذلك ، ويَدَعُ الدعاءَ

Artinya: "Tidak hentinya doa seorang hamba akan dikabulkan, selama bukan doa yang mengandung maksiat atau memutus silaturahim, dan doa yang tidak tergesa-gesa." Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apa yang dimaksung tergesa-gesa dalam berdoa?’ Beliau menjawab, ‘Orang itu mengatakan, ‘Saya telah berdoa …, saya telah berdoa…, namun saya merasa belum pernah dikabulkan.’ Kemudian, dia putus asa dan meninggalkan doanya." (HR Muslim)

Itulah ulasan mengenai beberapa penghalang penyebab tidak terkabulnya doa. Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement