Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tafsir Surat Al-Ikhlas Menurut Ibnu Katsir

Dandi Muhammad Hanif , Jurnalis-Minggu, 02 Februari 2025 |13:59 WIB
Tafsir Surat Al-Ikhlas Menurut Ibnu Katsir
Ilustrasi.
A
A
A

4. وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

Tidak ada makhluk yang bisa dibandingkan dengan Allah dalam bentuk, sifat, atau kekuasaan. Allah adalah satu-satunya yang sempurna dan mutlak dalam segala hal.

Surat Al-Ikhlas adalah surat yang menegaskan konsep tauhid dengan sangat jelas. Dalam empat ayatnya, Allah menjelaskan bahwa Dia Maha Esa (Ahad), menjadi tempat bergantung seluruh makhluk (As-Shamad), tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.

Pesan utama dari surat ini adalah bahwa Allah berbeda dari makhluk, tidak memiliki kekurangan, dan tidak bisa disamakan dengan apa pun. Oleh karena itu, sebagai Muslim, kita harus meyakini keesaan Allah dengan sepenuh hati dan menghindari segala bentuk kesyirikan.

Surat ini juga menunjukkan bahwa Islam menolak segala konsep ketuhanan yang mencampurkan sifat-sifat manusia dengan Tuhan. Allah adalah satu-satunya yang berhak disembah dan tidak ada yang dapat menandingi-Nya dalam hal apa pun.

Dengan memahami makna Surat Al-Ikhlas, kita dapat memperkuat keyakinan tauhid dan menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat bergantung dalam kehidupan.

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement