Jumhur ulama dari berbagai mazhab—Syafi'iyah, Hanafiyah, Hanabilah, dan Malikiyah—sepakat menganjurkan membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat atau malamnya. Imam Syafi'i berkata, "Telah sampai kepada kami dalil bahwa barangsiapa membaca Surat Al-Kahfi akan dilindungi dari fitnah Dajjal, dan aku menyukai membacanya pada malam Jumat dan hari Jumat." Demikian pula Syekh Abdul Aziz bin Baz dan Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menghukumi amalan ini sebagai perkara yang disunnahkan.
Membaca Surat Al-Kahfi di hari Jumat memiliki hikmah mendalam. Hari Jumat diidentikkan dengan hari Kiamat, karena pada kedua hari tersebut terjadi perkumpulan makhluk. Surat Al-Kahfi mengandung gambaran mengenai peristiwa-peristiwa besar di hari Kiamat yang sangat menyeramkan. Dengan membaca surat ini, umat Islam diingatkan akan kehidupan akhirat dan didorong untuk memperbanyak ketaatan kepada Allah.
(Rahman Asmardika)