Ia berharap, Joyful Ramadan Mubarak mampu memberi dampak berlapis, mulai dari peningkatan kualitas ibadah dan akhlak, penguatan solidaritas sosial dan ketahanan keluarga, hingga penguatan harmoni dan moderasi kehidupan berbangsa.
“Melalui Joyful Ramadan, Kementerian Agama ingin menghadirkan Ramadan yang menggembirakan, bermakna, dan berdampak. Negara hadir untuk melayani, membersamai, dan menguatkan umat dalam menjalani ibadah dengan tenang dan penuh harapan,” pungkas Abu.
(Rahman Asmardika)