Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Niat dan Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Sendiri dan Berjamaah

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2026 |12:06 WIB
Niat dan Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Sendiri dan Berjamaah
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan peristiwa gerhana bulan total pada Selasa (3/3/2026) petang setalah Maghrib. Menyambut hadirnya fenomena angkasa itu, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunnah gerhana bulan (khusuf al-qamar), seperti disampaikan Rasulullah SAW.

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ، لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا.

Artinya: “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda‑tanda kebesaran Allah. Keduanya tidak gerhana karena mati atau hidupnya seseorang. Maka apabila kamu melihat keduanya (dalam keadaan gerhana), berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalatlah, dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari-Muslim dari Abu Mas'ud dan Aisyah RA).

Dalam pelaksanaan sholat gerahana bulan, hal yang penting dan tak boleh terlewat adalah niat. Ada niat khusus yang harus dilafalkan dalam hati saat melaksanakan shalat gerhana bulan, baik sebagai imam, ma'mum, ataupun sendirian.

 

NIat Sholah Sunnah Gerhana Bulan

Berikut lafal niat shalat gerhana bulan (khusuf al-qamar), sebagaimana dilansir dari NU Online

Sebagai imam

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً لله تَعَالَى 

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman lillâhi ta‘âlâ 

Artinya: “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam karena Allah swt.”

Sebagai ma'mum

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ مَأمُومًا لله تَعَالَى 

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini makmûman lillâhi ta‘âlâ 

Artinya: “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah swt.” 

Sendirian 

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى 

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ 

Artinya: “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah swt.” 

 

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan

Adapun tatacara sholat gerhana bulan adalah sebagai berikut: 

  1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram sebagaimana di atas. 
  2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.  
  3. Baca taawudz dan Surat Al-Fatihah. 
  4. Setelah itu baca Surat Al-Baqarah atau selama surat itu atau surat pendek dibaca dengan jahar (lantang).  
  5. Rukuk dengan membaca tasbih dengan durasi sebaiknya selama membaca 100 ayat Surat Al-Baqarah.  
  6. I'tidal, bukan baca doa i’tidal, tetapi baca Surat Al-Fatihah kembali. 
  7. Setelah itu dianjurkan baca Surat Ali Imran atau selama surat itu.  
  8. Rukuk dengan membaca tasbih dianjurkan selama membaca 80 ayat Surat Al-Baqarah. Itidal. 
  9. Baca doa i’tidal. Sujud dengan membaca tasbih selama rukuk pertama. 
  10. Duduk di antara dua sujud  Sujud kedua dengan membaca tasbih selama rukuk kedua.  
  11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.  
  12. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Hanya saja bedanya, pada rakaat kedua pada berdiri pertama dianjurkan membaca surat An-Nisa, sedangkan pada berdiri kedua dianjurkan membaca Surat Al-Maidah.  
  13. Salam.  
  14. Imam atau orang yang diberi wewenang menyampaikan dua khutbah shalat gerhana dengan taushiyah agar jamaah beristighfar, semakin takwa kepada Allah, taubat, sedekah, dan lain sebagainya.
     


Adapun waktu fase gerhana bulan total pada Selasa (3/3/2026) petang berdasarkan data LF PBNU adalah sebagai berikut.   

Awal fase gerhana sebagian  = 16:50:01 WIB  
Awal fase gerhana total = 18:04:28 WIB  
Puncak gerhana = 18:33:37 WIB  
Akhir fase gerhana total = 19:02:24 WIB  
Akhir fase gerhana sebagian = 20:17:13 WIB 

Awal fase gerhana sebagian  = 16:50:01 WIB  
Awal fase gerhana total = 18:04:28 WIB  
Puncak gerhana = 18:33:37 WIB  
Akhir fase gerhana total = 19:02:24 WIB  
Akhir fase gerhana sebagian = 20:17:13 WIB 

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement